Suara Purwokerto

Wisata

Embung Mini Kalibagor Hasilkan Kelengkeng Itoh

Senin, 23 November 2015 17.22 WIB

Buah kelengkeng jenis Itoh ini sudah berumur lebih kurang dua tahun. Beberapa pohon sudah mulai berbunga dan berbuah

Buah kelengkeng jenis Itoh ini sudah berumur lebih kurang dua tahun. Beberapa pohon sudah mulai berbunga dan berbuah

Suara PurwokertoPemerintah Desa Kalibagor bekerja sama dengan Yayasan Obor Tani sedang menggarap lahan seluas 17 hektar untuk perkebunan buah Kelengkeng Itoh. Pohon Kelengkeng sudah ditanam sejak tahun 2014, kini sudah mulai berbuah sekitar 300 pohon kelengkeng jenis Itoh.

Desa Kalibagor ke depan akan menjadi Agrowisata Buah Kelengkeng. Harapannya, agrowisata mampu meningkatkan kesejahteraan para petani karena menggunakan lahan milik masyarakat.

Data Pemerintah Desa Kalibagor pada 2014 menunjukkan ada 70 Ha berbentuk lahan pekarangan/kebun yang tidak produktif. Desa Kalibagor memanfaatkan lahan yang tidak produktif. Selama bertahun-tahun, lahan tersebut tidak membawa peningkatan ekonomi warga.

Warga belum mengelola lahan pertanian maupun perkebunan secara produktif. Melihat kondisi itu, Pemerintahan Desa Kalibagor membuat program yang mendorong warga untuk memanfaatkan lahan itu. Menurut Kepala Desa Kalibagor, Tjiptadi (65), pembuatan sentra tanaman buah Kelengkeng akan mengubah tata kelola lahan di wilayahnya.

Desa Kalibagor akan menjadi sentra pemberdayaan tanaman buah Kelengkeng. Tanaman Kelengkeng akan dibudidayakan di lahan-lahan tandus yang kurang produktif, ujarnya.

Program Sentra Pemberdayaan Tani

Selain dijadikan sebagai agrowisata buah kelengkeng juga dijadikan Sentra Pemberdayaan Tani. Sebagai pusat latihan para petani, yang seperti sudah dilakukan oleh Bapeluh Provinsi Jawa Tengah untuk tahap II dilaksanakan di Sentra Pemberdayaan Tani Desa Kalibagor Kecamatan Kalibagor dengan peserta dari Kabupaten Cilacap.

Budidaya tanaman buah Kelengkeng merupakan wujud dari Program Sentra Pemberdayaan Tani. Pemerintah Desa Kalibagor menargetkan pada 2016 sebagai desa wisata agro, yaitu Agrowisata Kebun Buah Kelengkeng. Pemerintah desa sudah diawali dengan pembangunan Embung Mini dengan dukungan anggaran dari APBD Provinsi Jawa Tengah dan APBD Kabupaten tahun 2012 sebesar 570 juta rupiah.

Selain itu, Program Sentra Pemberdayaan Tani mendapat dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jateng sebesar 1,1 Milyar rupiah. Dana itu dipergunakan untuk pembuatan Wisma Sekolah Pertanian Terpadu (SPT), persiapan lahan, pemipaan air, pembibitan, penanaman, dan pemupukan.

Tjiptadi menambahkan Embung Mini Kalibagor berukuran lebar 45 m dan panjang 90 m dengan kedalaman 2,5 m. Embung mampu menampung 8.170 kubik air. Pelindung Embung menggunakan Geomembran HDPE 0,75 mm. Dimusim terang air surut tapi tidak sampai kering, masih bisa untuk mengairi kebun kelengkeng.

Air dari embung mini sudah dimanfaatkan untuk penyiraman Tanaman Buah Kelengkeng dengan luas lahan 17 ha. Ada 3.500 pohon buah kelengkeng di lahan tersebut. Dimusim terang saat ini air surut tapi tidak sampai kering, masih bisa untuk mengairi kebun kelengkeng.

, jelas Tjiptadi.

Lahan dimiliki oleh masyarakat di sekitar embung. Pengelolaan tanaman Buah Kelengkeng mendapat pendampingan Yayasan Obor Tani Semarang, mulai dari penggalian lobang tanam dan penanaman selama tiga tahun. Saat ini sudah dua tahun berjalan. Setelah itu, warga pemilik lahan kelengkeng bisa membudidayakan secara mandiri setelah diserahkan ke masing-masing pemilik lahan.

Jenis Buah Kelengkeng yang ditanam merupakan jenis Kelengkeng Itoh. Itu jenis kelengkeng paling bagus, lanjutnya sedikit promosi.

(Manto Kalibagor)

 

Penulis: MANTO

Editor: ANDY

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI