Jumat, 9 Oktober 2015 19.15 WIB

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan ICCN sebagai bagian dari program
pengembangan industri kreatif dengan menghadirkan karya dan produk unggulan
setiap kota di Indonesia untuk mempersiapkan diri dalam program Masyarakat
Ekonomi ASEAN.
. Semua
kota yang ada di Indonesia memiliki daya tarik yang apabila dikembangkan dapat
menjadi ciri khas yang menarik dan mendatangkan wisatawan. Di Indonesia
sendiri, sudah ada beberapa daerah yang telah mendapat pengakuan sebagai kota
kreatif. Ada baiknya hal ini terus ditingkatkan secara kualitas dan kuantitas,
kata Arief di Jakarta baru baru ini
Arief menambahkan
kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan jejaring sejak terbentuk sejumlah
gerakan untuk menggalang Kota Kreatif diberbagai kota di Indonesia. Dan gagasan
dan inisiatif untuk mengembangkan kota kreatif menekankan pada proses
penciptaan, inovasi dan bakat individu.
Arief
mengungkapkan bahwa upaya untuk mendorong perkembangan ekonomi kreatif diawali
dengan terbitnya Inpres No. 6, tahun 2009. Upaya ini semakin dikukuhkan melalui
pembentukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf) yang
memulai kiprahnya pada 19 Oktober 2011. Pada tahun 2015, terbit Peraturan
Presiden Nomor 6 Tahun 2015 yang menjadi dasar pembentukan BEKRAF.
Sejak itu, sejumlah kota mulai menerapkan pengembangan ekonomi kreatif dan
selanjutnya menjadi kota kreatif. Sebut saja Bali, Bandung, Jogja, Pekalongan
dn Solo, ucap Arief.
Menurutnya salah
satu point utama dari prinsip kota kreatif Indonesia adalah pentingnya
membangun kota welas asih yang mengedepankan prinsip hak asasi manusia (HAM)
juga mengutamakan kepentingan seluruh anggota masyarakat, termasuk kelompok
rentan dan warga.
.Target
peserta Indonesia Creative Cities Conference adalah BAPPENAS dan Kementerian
yang terkait program pengembangan Ekonomi Kreatif, anggota Asosiasi Pemerintah
Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), kota anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia
(JKPI), dan Asosiasi praktisi profesional di 15 subsektor Industri Kreatif dan
berbagai pihak yang mewakili pengembangan kota kreatif di Indonesia.
(Tebe)
Penulis: BUYIL
Editor: ANDY
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI