Wisata

Wisata Ayunan, Wahana Baru Destinasi Wisata Kalibagor

Minggu, 19 Januari 2020 20:26 WIB

Suara Purwokerto - , Memanfaatkan Kebun Jati milik H. Iwan sekaligus penggagas wisata ayunan. Masyarakat sekitar dan luar Desa Kalibagor kini memiliki lagi destinasi wisata ayunan “Songgom Hamock Park” yang selalu ramai didatangi pengunjung.
Songgom Hamock Park berada di Grumbul Songgom Desa Kalibagor yang memanfaatkan Kebun Jati milik H. Iwan, dengan menggunakan area sekitar 400 m2. Hanya dengan membayar tiket Rp. 5000, pengunjung bisa bermain ayunan sepuasnya, dengan memilih ayunan yang bertingkat 1 sampai tingkat 5.
Area wisata ayunan juga dilengkapi dengan foto buth dan gasebo, yang bisa untuk istirahat dan  menikmati ayunan yang warna-warni.
Iwan selaku pemilik kebun sekaligus penggagas wisata ayunan menjelaskan, “objek wisata ayunan ini diinisasi sendiri dan didukung oleh Pemerintah Desa Kalibagor, dengan memanfaatkan kebun jati yang sudah mulai tumbuh besar, dan sekitarnya ada area kebun kelengkeng juga dibelakangnya ada Embung Mini, sehingga ini merupakan lokasi yang strategis untuk dibuat destinasi wisata ayunan”.
“Kebetulan ada potensi kebun jati yang sudah besar milik pribadi dan lokasi juga rata, sehingga kami fungsikan untuk menjadi daya tarik masyarakat untuk berwisata ayunan dan sekaligus untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat sekitar” jelasnya.
Slamet Riyanto Kepala Desa Kalibagor menyampaikan, bahwa Pemerintah Desa Kalibagor dengan adanya inovasi dari masyarakat sendiri, kita dukung baik dari moral dan semangatnya, dan barang kali ada terobosan-terobosan yang berkaitan dengan fasilitas yang perlu pendampingan dari pemerintah Desa. Juga terkait dengan Badan usaha Milik Desa (BUMDes) yang nanti bisa bekerjasama dengan pengelola wisata ayunan”.
“Disamping itu  Pemerintah Desa Kalibagor juga akan mengembangkan wisata dengan memanfaatkan potensi embung Mini, yang juga salah satu sasaran utama untuk pengembangan Destinasi wisata Desa Kalibagor. Juga didukung dengan area kebun kelengkeng yang bisa dijadikan Agrowisata buah kelengkeng”. Jelasnya.

Penulis: Manto

Editor: Andy Ismer

Copyright ©2019 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: 1.16.1 | Build ID: pmCtWOYYre0vWgHzLSP_f