Kamis, 26 Mei 2016 04.56 WIB

Dalam
Sambutannya Direktur Pembinaan PAUD Kemendikbud Dr Ela Yuliawati mengatakan pendidik
dan orang tua diharapkan selalu memberikan stimulasi tepat pada anak dengan
kasih sayang. Sebab, stimulasi yang tidak tepat dapat berdampak negatif pada
masa yang akan datang dan tidak dapat diperbaiki. Menurutnya usia hingga lima
tahun merupakan masa perkembangan emas pada fisik dan otak anak di masa
pertumbuhan terbaiknya. Stimulasi dengan kasih sayang dapat merangsang
pertumbuhan 10 triliun sel otak. Sebaliknya, bentakan dapat merusak satu miliar
sel otak.
"Karenanya,
saya berharap tidak ada bentakan pada PAUD. Sebab anak usia dini belum tahu
mana yang salah dan benar," kata Ela.
Ela
melanjutkan berdasarkan penelitian, investasi di bidang PAUD akan berbuah lebih
besar dibandingkan usia setelahnya. Anak-anak yang menerima investasi pada usia
dini akan memeroleh penghasilan lebih 25 persen daripada yang tidak masuk PAUD,
terutama bagi masyarakat kurang mampu. Dari aspek kebertahanan belajar, anak
yang ikut PAUD lebih bertahan sekolah pada strata berikutnya dibanding yang
tidak. Karenanya, mengikutsertakan anak pada PAUD berkualitas merupakan awal
kesuksesan masa depan anak. PAUD merupakan wahana bermain untuk mengembangkan
kemampuan bahasa, kecakapan sosial, emosional, serta kemampuan kognitif.
"Pelajaran
membaca, menulis, dan berhitung secara konvensional tidak dianjurkan.
Sebaliknya, sangat didorong pengenalan aksara awal dan angka sesuai tahap
perkembangan anak. Misalnya dengan kegiatan bermain, bernyanyi, membaca
dongeng, bercerita dengan teman menggunakan aksara," tegasnya.
Mengingat
pentingnya PAUD, Kemendiknas telah mencanangkan Gerakan Nasional PAUD
berkualitas. Tujuannya untuk membangun kesiapan anak bersekolah pada jenjang
berikutnya. Sekaligus sebagai bagian dalam mencapai wajib belajar 12 tahun yang
berkualitas. Pada tahun ini pemerintah juga mengucurkan DAK BOP PAUD sebanyak
Rp 2,28 triliun. Dari jumlah tersebut Provinsi Jawa Tengah mendapat alokasi Rp
321,9 miliar.
Bunda
PAUD Jawa Tengah Hj Atikoh Ganjar Pranowo menambahkan pihaknya terus mendukung
terbentuknya satu desa satu PAUD. Namun tentunya mesti diikuti peningkatan
kualitas, khususnya pendidikan karakter pada anak.
Dia
juga mengingatkan agar tidak ada missing link antara pendidikan di sekolah dan
keluarga. Termasuk, dengan lingkungan sekelilingnya. Berikan pola asuh ramah
otak pada anak, hindarkan gap antara aorang tua dengan anak, dan orang tua pun
mesti mereformasi diri menghadapi perkembangan teknologi.
"Harapannya
ada keaktifan lingkungan dalam menerapkan pola asuh ramah otak. Anak-anak itu
unik. Tidak bisa menggeneralisasi anak baik seperti apa, misalnya yang duduk
manis. Tidak bisa karena ada anak yang kinestetik atau banyak berberak, dan ada
pula yang scientific, cenderung antheng. Fahami itu, perlakuannya beda,"
tutur ibu satu anak ini.
Kepala
Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nurhadi Amiyanto selaku Ketua Panitia
menyampaikan pihaknya terus mendukung terwujudnya anak usia dini yang sehat,
cerdas, ceria, kreaif, berakhlak mulia, dan berkarakter, melalui peningkatan
pemerataan mutu dan efisiensi penyelenggaraan PAUD. Gebyar PAUD diselenggarakan
untuk meningkatkan motivasi bermain dan belajar bagi anak usia dini,
mengembangkan bakat dan kreativitas anak, meningkatkan motivasi tenaga
pendidik, meningkatkan peran serta masyarakat dalam pembinaan dan
penyelenggaraan berbagai program PAUD. Sekaligus mengenalkan anak pada akar
budaya dan menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Dalam
Gebyar PAUD tersebut juga diserahkan penghargaan dari Bunda PAUD Provinsi Jawa
Tengah kepada Bunda PAUD kabupaten/ kota yang berprestasi membentuk satu desa
satu PAUD. Yakni Bunda PAUD Kabupaten Banyumas, Wonogiri, Demak, Kudus,
Boyolali, Karanganyar, Pemalang, Kota Magelang, Surakarta, Salatiga, Pekalongan,
dan Tegal
Penulis: TOMMY
Editor:
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI