Suara Purwokerto

Lingkar Purwokerto

Pemkab Banyumas Terima Apresiasi Nasional Pengelolaan Pangan

Rabu, 23 Oktober 2024 18.11 WIB

Pemkab Banyumas Terima Apresiasi Nasional Pengelolaan Pangan

Pemkab Banyumas Terima Apresiasi Nasional Pengelolaan Pangan

Suara Purwokerto - Pemerintah Kabupaten Banyumas kembali menerima penghargaan nasional atas komitmennya dalam pengelolaan Susut dan Sisa Pangan (SSP). Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan diterima oleh Sekda Kabupaten Banyumas Agus Nur Hadie dalam acara apresiasi terhadap Pemerintah Daerah dalam Komitmen Pengelolaan Susut dan Sisa Pangan (SSP) atau "Food Loss and Waste" (FLW) di Jakarta, Selasa 22 Oktober 2024.
Sekda Banyumas Agus Nur Hadie mengatakan bahwa Gerakan Stop Boros Pangan adalah upaya untuk mengurangi  pemborosan makanan dan menyelamatkan  pangan yang berlebih. Gerakan ini bertujuan  untuk mengurangi kerawanan pangan  dan gizi serta mencegah terjadinya food waste   dan food loss. 
"Perbedaan utama antara food loss  dan food waste  adalah Fase  rantai pasokan dimana kerugian terjadi. Food loss terjadi  sebelum makanan mencapai tahap konsumsi sedangkan food waste  terjadi setelah  makanan siap konsumsi dan dibuang oleh konsumen atau bisnis dan sebagai sampah," jelasnya. 
Penanganan terhadap masalah tersebut diperlukan dari semua pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sebagai pelaku konsumsi. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi  pemborosan pangan antara memasak dan menyajikan makan dalam porsi yang tepat, kemudian menyimpan makanan  dalam wadah  bening sehingga  mudah dilihat isinya. Membuat wadah khusus untuk makanan yang harus segera dikonsumsi, dan membekukan, buat acar, keringkan atau  buat selai / jeli dari buah atau sayur yang berlebih.
"Jangan  biarkan makanan yang mudah rusak  pada suhu ruangan selama lebih dari 2 jam. Juga donasikan pangan berlebih serta memanfaatkan makanan berlebih  untuk pakan hewan, industri, kompos dan memisahkan sampah sesuai jenisnya, melakukan zero waste (gaya hidup bebas sampah), membuat pupuk  dari sampah organik dan melakukan  daur ulang  pada sampah an organik
Pemerintah Kabupaten Banyumas telah melaksanakan Sosialisasi Stop Boros Pangan melalui kegiatan rapat, pelatihan, bimtek dan lain-lain, dengan peserta sosialisasi berasal dari OPD, TP PKK/ Kader Pangan,  Karang Taruna dan Dharma Wanita. 
"Bupati Banyumas telah menerbitkan Surat  Edaran   Nomor : 500.1 /2705 Tahun 2024 tentang Gerakan  Selamatkan  Pangan. Yang pasti kita harus selamatkan pangan untuk selamatkan masa depan," pungkasnya

Penulis: Parsito Tommy

Editor: Andi Ismer

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.27.5-jkW9uWS8UoVSOuUGuGPyu