Kamis, 24 Maret 2016 08.23 WIB

Jenang Berkah milik pria berusia 45 th itu mempunyai pangsa pasar yang cukup banyak baik karena telah memiliki cukup banyak pelanggan sejak jaman kakeknya yang menjadi pengrajin jenang. Bahan dasar Jenang Berkah terdiri dari : gula jawa, gula pasir, beras ketan,minyak kelapa dan bahan-bahan penunjang lainnya senantiasa dipertahankan kualitas rasa dan aromanya dan terbukti pesanan mengalir dari berbagai lapisan masyarakata Desa Cikawung ,tetangga desa baik untuk hajatan ,oleh-oleh saat mudik lebaran maupun para TKI dan TKW yang pulang kampung dibawanya ke negeri tempat kerjanya di Taiwan dan Hongkong masih bisa bertahan disimpan di Freezer selama 1 bulan lamanya tanpa bahan pengawet.Keistimewaan Jenang Berkah lainnya bahan dasar terutama gula jawa diambil langsung dari petani sehingga terjamin keaslian dan aman bagi kesehatan.
Kang Kaji Gumuk ,begitu panggilannya terus melakukan inovasi baik dari bentuk kemasan agar tak ketinggalan zaman menyesuaikan dengan diri dengan model kemasan makanan modern agar kelihatan cantik dan menggoda para pembelinya. Usaha memperluas pemasaran dilakukan dengan menggunakan piranti teknologi informasi media sosial seperti facebook,WA,BB,dll yang kini telah menjadi bagian peradaban manusia di seluruh pelosok kota sampai ke desa-desa. Outlet Jenang Berkah terletak di Jl Kebon Jambe Rt 05 Rw 01 Desa Cikawung Kecamatan Pekuncen sekitar 50 m sesudah pertigaan Jalan Raya Purwoketo-Jakarta sehingga mudah dijangkau apabila pembeli berminat Jenang buatan Ketua IPHI (Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia) Kecamatan Pekuncen.dan Takmir Masjid Baitturrahman Desa Cikawung
Tak hanya berkukat dengan usaha Jenang Berkahnya, Kang Kaji Gumuk juga mempunyai mebuka Toko Sembako dan menjadi pengepul gula kelapa merk Gunung Cau yang sudah sangat populer di Kecamatan Pekuncen dan sekitarnya. Gunung Cau identik dengan almarhum ayahnya H Sudi yang telah merintis dari usaha kecil dengan usaha keras sampai berkembang dengan permintaan gula merah maupun gula kristal untuk kebutuhan pasar lokal maupun regional akan tetapi produknya sejak dulu telah diekspor ke beberpa manca negara atas permintaan rekan usahanya di Jakarta.Naiknya pamor obyek wisata Curug Nangga desa Petahunan yang menjadi obyek baru tujuan wisata dengan air terjunnya berutingkat 7 yang sangat eksotis nuansa alam pegunungan yang masih asli dijadikan peluang menarik dengan melakukan penataan Oulet Jenang Berkah agar terlihat oleh wisatawan yang akan naik ke desa Petahunan begitu pula saat turun dari Curug Nangga dapat singgah membeli Jenang Berkah sebagai oleh-oleh pulang ke rumah para wisatawan. Melakukan perubahan terus menerus dalam berwirausaha adalah kata kunci agar tetap eksis di tengah persaingan usaha yangcukup ketat,
Penulis: Kang Mul
Editor:
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI