Jumat, 20 Maret 2026 11.32 WIB

Suara Purwokerto -BATURRADEN — Gema takbir berkumandang syahdu di tengah suasana sejuk dan gerimis di kaki Gunung Slamet, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Jumat (20/3/2026) pagi. Ratusan jamaah memadati Aula Desa Rempoah, usai pelaksanaan shalat Idul Fitri 1447 H yang semula direncanakan di lapangan dipindahkan ke dalam ruangan. Meski cuaca kurang bersahabat, antusiasme warga tetap tinggi dalam menunaikan ibadah sekaligus memperkuat nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Gelaran yang diinisiasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Baturraden ini merupakan tahun ketiga di lokasi yang sama. Tak sekadar ritual, momen ini menjadi panggung peneguhan spirit "Islam Berkemajuan" di tengah tantangan global yang kian dinamis.
Hadir sebagai khatib, tokoh nasional, Assoc. Prof. Dr. Faozan Amar, S.Ag, MM, Wakil Ketua MPKS Pimpian Pusat Muhammadiyah dan Dosen FEB UHAMKA. Dalam khutbahnya, Faozan mengingatkan bahwa takwa pasca-Ramadhan harus mewujud dalam aksi nyata, bukan sekadar kata-kata.
"Umat Islam harus punya ketahanan dan kemandirian, apalagi di tengah gejolak dunia saat ini. Dakwah kita harus nyata di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan sosial," tegas Faozan. Ia juga mengajak jamaah menyelipkan doa khusus untuk kemerdekaan Palestina sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan.
Sinergi dan Perkhidmatan Umat

Kesuksesan acara ini tak lepas dari dukungan penuh Forkopimcam Baturraden. Sekretaris PCM Baturraden, Nur Khasbi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Desa, Camat, TNI, Polri, serta seluruh elemen masyarakat.
"Terima kasih untuk sinergi semua pihak dan para jamaah yang sudah hadir memadati lapangan. Kami memohon maaf setulusnya jika dalam penyelenggaraan masih ada hal yang kurang berkenan di hati para jamaah," ujar Nur Khasbi dengan nada humanis.
Transparansi Dana Umat

Sebagai bentuk tanggung jawab, panitia melaporkan bahwa infak Shalat Id tahun lalu sebesar Rp6 juta telah disalurkan untuk mendukung pembangunan Masjid As Salam Kutasari. Panitia juga mengajak jamaah untuk menyalurkan zakat, infak, sedekah dan wakaf melalui Lazismu Baturraden agar manfaatnya makin luas dirasakan warga lokal.
Acara ditutup dengan tradisi musafahah (bersalam-salaman) yang hangat. Suasana paseduluran yang kental di lapangan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat Muhammadiyah terus hidup dan mencerahkan Bumi Banyumas. (Red/BMS)
Penulis: Writer
Editor: Andi Ismer
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI