Suara Purwokerto

Lingkar Purwokerto

Bangun Ketahanan Ideologi Santri, JPPPM Banyumas Gelar Sarasehan

Kamis, 23 Oktober 2025 08.53 WIB

Bangun Ketahanan Ideologi Santri, JPPPM Banyumas Gelar Sarasehan

Bangun Ketahanan Ideologi Santri, JPPPM Banyumas Gelar Sarasehan

Suara Purwokerto - Dalam rangka memperingati Hari Santri Jaringan Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM) Kabupaten Banyumas bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyumas menggelar Sarasehan pada hari Sabtu, 18 Oktober 2025 di PP Darus salam Dukuhwaluh Purwokerto , dengan mengusung tema ”Membangun Ketahanan Ideologi Santri di Tengah Arus Pemikiran Global".

Ketua JPPPM kab Banyumas, Nyai Sumanah Hisyam mengatakan pemilihan tema, sebagai respon dari perempuan pesantren yaitu Nyai dan Ning, dimana menghadapi arus tekhnologi informasi yang telah sedemikian rupa, telah mengubah sendi-sendi kehidpan manusia, termasuk dalam persoalan agama dan relasi-relasi di dalamnya.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada anggota DPR Kabupaten Banyumas yaitu Ning Balqis Fadilah yang telah mendukung kegiatan sarasehan. Menurut kami penyerapan aspirasi oleh DPR dari santri sangat penting, agar suara santri bisa diserap dan didengar oleh pemerintah", katanya.

Salah satu Ning yang menjadi anggota DPRD Banyumas Balqis Fadilah mengatakan bahwa santri adalah komponen bangsa yang selama ini menjadi garda depan penjaga NKRI.

"Jika dulu mengangkat senjata, tantangan santri hari ini berbeda. Yaitu tekhnologi informasi. Maka perlu ketahanan ideologi santri menghadapinya", tegasnya.

Narasumber Ning Dr. Umnia Labibah menyampaikan bahwa saat ini keberagamaan mengalami perubahan pola-pola akibat revolusi industri. Menurutnya, relasi "Kyai Santri" juga mengalami transformasi dengan kemudahan informasi dalam era digitalisasi.

"Inilah yang menjadi tantangan pesantren, bagaimana santri terap memegang tradisi tapi juga adaptif terhadap perubahan," tegasnya.

Ning Umni, mencontohkan bahwa santri memiliki nilai dasar yaitu "Ngaji sepanjang hayat, adab di atas ilmu dan hidmah atau melayani ummat".

Sementara Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Banyumas Eko Heru Surono menyampaikan pentingnya peran perempuan dalam ketahanan ideologi.

"Dalam politik, perempuan masih banyak yang belum terlibat, sehingga memungkinkan belum terpenuhinya partisipasi perempuan," katanya.

Pada sesi tanya jawab dan ramah tamah, para peserta menyampaikan pendapatnya tentang ideologi santri.

Penulis: Parsito Tommy

Editor: Parsito Tommy

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.27.5-jkW9uWS8UoVSOuUGuGPyu