Senin, 21 Juli 2025 09.07 WIB

Pangkalan SD QITA Purwokerto Tutup MPLS dengan Deklarasi Anti Bullying bersama Polsek Kedungbanteng
Suara Purwokerto - Sekolah Dasar Qaryah Thayyibah Purwokerto (SD QITA) terus berusaha untuk mewujudkan sekolah yang ramah. Pada penutupan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah, Sabtu (19/7), pangkalan dengan nomer gugusdepan 05.3603-05.3604 berkolaborasi dengan Kepolisian Sektor (Polsek) Kedungbanteng untuk sosialisasi anti perundungan (bullying).
Kegiatan diikuti oleh keluarga besar SD QITA yang meliputi guru, peserta didik, komite, dan perwakilan orang tua. Turut hadir pula Kepala Unit Pembinaan Masyarakat (Kanit Binmas), Kak Siswo HD. selaku narasumber, didampingi oleh Kak Teguh Purwanto, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) desa Karangsalam Kidul.
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi oleh Kak Siswo. Ia menjelaskan tentang undang-undang perlindungan anak, etika, dan tata krama dalam pergaulan untuk menciptakan pergaulan yang positif agar terhindar dari praktik kegiatan bullying.
"Kita harus berteman dengan siapa saja. Tidak boleh membeda-bedakan, saling menghormati dan melindungi satu sama lain. Tentu, antara laki-laki dan perempuan ada perbedaan cara bersikap walau berteman," paparnya secara interaktif dengan anak-anak.
Ketua Komite sekaligus perwakilan orang tua, Dian Pribadi, turut mendukung kegiatan ini. Ia mengapresiasi kolaborasi sekolah dan kepolisian dalam rangka menghilangkan perundungan di sekolah.
"Kami selaku orang tua juga mendukung kegiatan ini. Orang tua juga perlu memahami mana tindakan bullying mana yang tindakan wajar anak-anak. Perundungan tidak selalu berupa fisik atau verbal, bahkan pengabaian kelompok kepada teman juga bisa berrti perundungan," imbuhnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Anti Bullying (Perundungan) yang dipimpin oleh Kak Fuddin, selaku Ketua Majelis Pembimbing Gugusdepan (KaMabigus). Kemudian, Kanit Binmas menandatangani pakta deklarasi, lalu diikuti oleh ketua komite, kepala sekolah (Kamabigus), guru, orang tua, dan peserta didik.
"Semoga ini bukan sekedar seremonial belaka. Tapi penguatan dan tekad bersama untuk mewujudkan SD QITA menjadi sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk belajar," tukas Kak Fuddin.
(Humas Sekolah QITA)
Penulis: Writer
Editor: Parsito Tommy
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.27.5-jkW9uWS8UoVSOuUGuGPyu