Suara Purwokerto

Lingkar Purwokerto

Masyarakat Minta Makanan Khas Banyumas Dipatenkan

Kamis, 19 November 2015 21.34 WIB

Masyarakat Minta Makanan Khas Banyumas Dipatenkan

Suara Purwokerto - Setelah Fudji Wong secara resmi menyerahkan merk dagang  medoan kepada Bupati Banyumas Ir Ahmad Husein, masyarakat banyak berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan dengan mempatenkan nama-nama makanan khas Banyumas yang selama ini hampir terlupakan.Sebuah diskusi netizen yang menyangkut nama-nama makanan kha ini diikuti dengan penuh antusias  dan banyak komentar yang berharap Pemerintah Kabupaten Banyumas sesegera mungkin melakukan langkah tersebut.

"Jangan kecolongan lagi seperti kasus mendoan.Sebab Pemerintah Kabupaten Banyumas berkesan seperti kebakaran jenggot ketika bergulir kasus mendoan"ujar Imam, salah satu netizen mengungkapkan kepada suarapurwokerto.Hal yang sama juga diungkapkan Taufiq seorang pengguna facebook yang ikut dalam diskusi tentang makanan khasang perlu digali dan dipatenkan.Ada 15 nama makanan khas yang saat ini terlupakan karena susahnya masyarakat menemukan makanan tersebut dan Pemerintah Kabupaten Banyumas tidak mengambil langkah untuk melestarikan.

"Padahal inilah makanan-makanan sehat a la Banyumas yang perlu dikenal anak-anak" ungkap Erawaty warga Kedungwuluh.


Kepedulain masyarakat Banyumas terhadap makanan khas sangat besar, ini tercermin dari petisi dan komentar yang dihasilkan oleh sebuah website #savemendoan yang dibuat pada saat bergulir isue kepemilikan merk dagang mendoan oleh Fudji Wong.Sebanyak 4.105 partisipan dan 302 komentar terekam dalam website yang dibuat oleh web programmer tamatan SMK Negeri 1 Purwokerto, Raka Aditya Satria.Dan hasil pengumpulan suara masyarakatpun kepada Bupati Banyumas menjelang diserahkannya merk dagang mendoan .

"Komentar-komentar yang kami tampung diserahkan ke pemkab, silakan data tersebut nanti mau dipakai sebagai tambahan dokumen saat mengajukan permohonan pencabutan ke pihak Kemenkum HAM atau sebagai data internal Pemkab" katanya.

Dia mengungkapkan, sejak dibuka pada 6-10 November ada 302 komentar dan 4.105 yang menyatakan dukungan di petisi Save Mendoan . Data tersebut tercatat dari mereka yang merespons dengan mengklik tombol dukungan dan mengisi form komentar. Penyerahan secara resmi dilakukan Senin (16/11) lewat teman teman di Purwpkerto,

Kini masyarakat menunggu langkah-langkah cepat untuk menyelamatkan nama-nama makanan khas yang lain di Banyumas.




Penulis: ANDY

Editor: IST

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI