Minggu, 6 Desember 2015 22.20 WIB

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas
Pendikan Kabupaten Banyumas, Muspika Karanglewas, Perwakilan Pejabat Perum Perhutani KPH Banyumas Timur, Pengurus
Kwarcab, Pinsaka dan puluhan anggota Saka Kalpataru.
Muhammad Nasrun mengatakankan kerja sama yang dijalin merupakan kegiatan yang biasa, tetapi akan menjadi luar biasa jika dapat diaplikasikan dengan baik. Selain kegiatan 3 R yang mencakup bank sampah, kerajinan daur ulang dan composing, kegiatan menanam yang terlihat biasa, apabila dilaksanakan anak ketika masuk sekolah SD, dan mereka akan melakukan ujian memanen saat mau lulus SD, mempunyai dampak besar pada lingkungan, saat tanaman besar dapat menjadi resapan air dan dapat menahan banjir katanya.

Nasrun
melanjutkan bahwa hasil yang dituai dari kegiatan ini tidak sekedar nilai
ekonomi saja. Anak-anak mencintai lingkungan sejak dini itu sangat penting, jadi
tidak sekedar uang yang diterima saat anak menabung sampah dan memanen saat
lulus ujian tambahnya.
Kepala
Dinas Pendidikan Purwadi Santosa ikut mendukung program ini. Ini program yang
bagus, untuk keberlangsungan lingkungan, maka kamipun akan menjadikan program
ini tidak hanya di Karanglewas saja katanya.
Ketua
Argiwilis Muh Adip menjelaskan program bank sampah, kerajianan daur ulang dan
komposing, nantinya setiap pangkalan akan diajak untuk mengumpulkan barang
bekas dan sampah. Setelah dipilah untuk bisa disetor ke Bank Sampah, sebagian
untuk kerajinan dan sampah basah untuk pembuatan kompos. Saat ini bari SMK IT
Maarif NU dan Pemuda Babakan sebagai percontohan katanya
Sedangkan
belajar menanam ujian memanen diperuntukan kepada siswa yang mempunyai lahan
pekarangan. Program ini lebih tepat untuk siswa di pinggiran dimana para orang
tua masih memiliki pekarangan, pada saat anak masuk sekolah diberi pengertian
cara menanam pohon, cara perawatan, kemudian manfaatnya dan lain sebagainya katanya.
Setelah
anak paham pihaknya memberikan bibit sengon gratis untuk ditanam, dan akan
dipantau setiap bulan untuk perkembanganya.
Program
ini sudah diujicobakan di beberapa SD di Kecamatan Pekuncen dan telah berhasil
menanam 7500 bibit pohon sengon jelasnya.
Enam tahun kedepan kita berharap anak-anak
yang saat ini belajar menanam akan mengikuti ujian memanen. Jangan kawatir
tidak terbeli, karena kami sudah bekerja sama dengan PT. ABP Temanggung yang
siap menampung berapapun hasil panen nanti tambah Adip.
Parsito : Ancu Pers dan Media Kwarcab
Banyumas
Penulis: Administrator
Editor:
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI