Profil

Sosok Inspiratif Pak Sarkum Pengrajin Mebel Bambu Desa Krajan

Rabu, 19 Juni 2019 13:20 WIB

Suara Purwokerto -

k terasa sudah 33 tahun lamanya Pak Sarkum warga rt 1 rw 4 Desa Krajan Kecamatan Pekuncen Banyumas menjalani profesi menjadi pengrajin mebel bambu sejak pertama kali dikenalkan dan dilatih saudara sekampungnya bernama Kamsin yang mempunyai pengalaman membuat kerajinan mebel bambu  di  Lampung pulang ke kampung halamannya untuk menengok orang tua dan saudara-saudaranya.

Setelah itu Pak Karsum menadapat tambahan ilmu pembuatan kerajinan bambu dari Karang Taruna Kabupaten Purbalingga yang melakukan bakti sosial di Desa Krajan kemudian dilanjutkan dengan peatihan di Kota Purwokerto.

Lelaki berusia 65 tahun itu sudah lupa berapa  jumlah hasil karya yang telah dihasilkan dan dijual ke pasaran. Menjadi pengrajin bambu bukanlah cita citanya namun jalan hidup yang menuntunnya menjadi sumber ekonomi untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya sampai hari ini.

Membuat mebel bambu membutukan bahan bambu yang tua dan berkualitas agar menghasilkan karya yang baik dan mudah pembuatannya mulai dari pengukuran, pemotongan, pembuatan lobang ,penyetelan dan finishing dengan memberi vernis agar terlihat indah.

Bambu Wulung adalah bambu yang dipilih menjadi bahan pembuatan mebel,ranjang ,kursi malas,dan risban ,Sebab bambu wulung mempunysi  warna fasar jauh  lebih indah dibandingkan warna bamnu lainnya.

Sedangkan alat alat yang dibutuhkan membuat mebel bambu diantaranya gergaji sebgai alat pemotong, Lading ( pisau lancip untuk membuat lobang bambu) , pisau , palu dll

Membuat satu set mebel bambu yang berisi empat kursi dan satu meja ukuran biasa dibutuhkan dua hari lamanya.Sementara untuk membuat satu set kursi sudut dibutuhkan waktu 14 hari.

Harga kerjainan bambu Pak Karsum sangat bervariasi sesuai dengan bentuk,jenis,ukuran dan model yang dibuatnya.Kursi sudut lengkap dengan mejanya menjadi karya Pak Karsum yang paling mahal harganya sebesar Rp,2.500.000.

Daerah hasil kerajinan bambu karya Pak Sarkum meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap,Purbalingga,Banjarnegara, Brebes, Tegal ,Pemalang,Pekalongan, Tasikmalaya,Ciamis dan kabupaten lainnya.


Sumber:
Wawancara dengan Pak Karsum pada tanggal 13 Juni 2019 di Krajan.

Penulis: Kang Mul

Editor: Andy Ismer

Berita Terkait

Copyright ©2019 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: | Build ID: 31aJ0MuO18PZM3MdYoDSu