Profil

Sosok Inspiratif Tekad Santos

Senin, 11 September 2017 18:20 WIB

Suara Purwokerto - Sosok Inspiratif Tekad Santos

Pemandu Wisata Baturraden Jago Bahasa Belanda 

Tekad Santos adalah sosok pegiat wisata,yang tak asing lagi dan sangat dikenal diwilayah Obyek Wisata Baturaden,Kabupaten Banyumas,regional,nasional sampai manca negara.

Bukan hanya menjadi pegiat wisata ,Tekad Santos juga aktif dalam kegiatan budaya,pendidkan,lingkungan hidup dan pemberdayaan yang cukup handal dan disegani,

Tak menyangka lelaki berbadan kekar, tinggi dan berkumis itu fasih berbicara bahasa Belanda dan bahasa manca negara lainnya meskipun hanya berbekal pendidikan Kejar Paket A setara dengan SD

Ia menjadi salah satu lokomotif perubahan (agen of change) di wilayah desa-desa Obyek Wisata Baturaden dengan ide-ide krearif dan inovatif yang cemerlang untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas

Jalan hidupnya sangat keras dan berliku, Sekeras dan seteguh batu karang yang setiap saat dihantam gelombang ombak.dari lautan.,

Sejak kecil diasuh dan dibesarkan oleh neneknya yang mendampingi setiap waktu sampai remaja.
Cita-citanya menuntut pendidikan yang setinggi-tingginyanya harus pupus ditengah jalan oleh kondisi orang tuanya yang tak mungkin untuk dapat diraihnya.

Dalam hati kecilnya kelak jika besar nanti dan menjadi orang tua akan menyekolahkan anak -anaknya setinggi mungkin agar tak seperti dirinya.

Tekad dan cita-citanya kini tercapai dan berhasil diraih anak-anaknya yang telah menyelesaikan kuliah pendidikan di Perguruan Tinggi di Purwokerto

Tekad Santos,namanya ,identik dengan tekad dan semangat hidupnya yang menyala-nyala dalam dirinya untuk mengubah jalan hidup dan masa depannya..

Lelaki kelahiran 7 April 1971 Desa Kemutug Lor Kecamatan Baturaden tak minder dan rendah diri dengan kekurangan yang ada pada dirinya

Kekurangan dirinya dijadikan energi positif dalam hidupnya. Tampil dengan semangat tinggi,bekerja keras, belajar terus menerus setiap waktu dengan berbagai kalangan yang berbeda-beda yang ditemuinya di Obyek Wisata Baturaden.

Sejak kecil sudah mandiri dan berkecimpung dalam usaha jasa wisata Baturaden setelah membaca kegiatan sahabat-sahabatnya yang terlebih dahulu terjun dalam jasa wisata di Baturaden.

Baturaden merupakan obyek wisata alam Kabupaten Banyumas sejak jaman dahulu yang menjadi tujuan para wisatawan lokal,regional,nasional dan manca.negera.

Keindahan dan pesona alam Baturaden dengan deretan-deretan obyek wisata alam seperti Pancuran Pitu,Telaga Sunyi,Air Terjun Curug Bayan,dan Curug Gede,Kebun Raya Baturaden,Bioskop Unik Teater

Alam Baturaden,Wana Wisata Baturaden,Grebeg Syura dll.
Baturaden dengan legenda dan sejarahnya juga sangat menarik menjadi tempat tujuan wisata religi ,budaya sejarah dan pendidikan oleh karena Baturaden terdapat peninggalan sejarah purbakala,jaman perkembangan Islam,dl

Menata Pegiat Wisata Bersama Bambang Priyono

Baturaden memang menjadi tujuan wisata yang menjanjikan dibarengi hadirnya hotel-hotel,dari hotel biasa sampai yang berlabel bintang,

Setiap tahunnya terus bertambah menyediakan fasilitas penginapan ,pertemuan,pelatihan,pendidikan dan hiburan.

Namun kemajuan wisata Baturaden dirasakan belum mampu membawa perubahan ekonomi masyarakat di-desa-desa sekitar obyek wisata karena lebih menguntungkan segelintir orang..

Upaya untuk menggerakan "Obyek Wisata Baturaden Berbasis Masyarakat" dilakukan bersama sahabat sahabatnya dengan mendirikan Paguyuban Masyarakat Pariwisata Baturaden (PMPB)

Selama ini para pegiat wisata di Baturaden dengan bermacam macam aktivitasnya berjalan-sendiri-sendiri bahkan bersaing tidak sehat dan saling mematikan usaha sahabat-sahabatnya.

Rintisan Tekad Santos dkk mendapat tambahan amunisi dengan dukungan Sekertaris Daerah (Sekda ) Banyumas saat itu dijabat Drs.Bambang Priyono,

Pak Bambang Priyono adalah mantan Sekda Banyumas kelahiran Desa Cikawung Kecamatan Pekuncen Kabupaten Banyumas yang sangat dekat dengan pegiat wisata Baturaden.

Beliau membimbing,memberikan gagasan,saran dan kritik dalam membangun dan menata sumber daya manusia wisata.

Beliau sering turun kelapangan sembari berdisukusi dengan Tekad Santos dkk membahas berbagai persoalan tentang pelayanan,organisasi, pelatihan keamanan,keindahan dll

Agar pegiat wisata mampu memanfaatkan peluang yang ada dengan melakukan inovasi dan kreasi yang terus menerus dan berkelanjutan.

Pegiat wisata sebagai usaha mata pencaharian membutuhkan ketrampilan ,kesabaran,penampilan dan layanan kepada wisatawan agar para pengunjung obyek wisata Baturaden merasa puas,nyaman. aman

Pelatihan Bahasa di Belanda

Tekad dan semangat untuk merubah nasib dengan mengabdikan diri dibidang usaha jasa wisata dijalani dengan senang hati.

Menambah sahabat sebanyak-banyaknya menjadi kiat yang dikembangkan Tekad Santos agar terus berkembang pengalaman dan kemampuan yang dimiliknya.

Apalagi Obyek Wisata Baturaden tidak hanya dikunjungi wisata lokal,regional,nasional yang datang setiap hari menikmati pesona keindahan alamnya nan cantik.

Seiring dengan berjalnnya waktu ,ia menyadari merasa kesulitan ketika memandu wisatawan-wisatawan yang menngunakan bahasa asing .

Wisatawan mancanegara yang berkunjung di Baturaden lebih banyak dari Negara Kincir Angin Belanda,disamping warga Belgia,Inggris dan lain-lainnya

Kendala bahasa dalam mendampingi wisatawan mancanegara menjadi persoalan utama karena rata-rata pegiat wisata yang ada di wilayah obyek wisata Baturaden tidak mempunyai latar pendidikan dan pelatihan bahasa asing.

Ketika ada kesempatan pelatihan bahasa asing datang,Tekad Santos tak menyia-menyiakan kesempatan emas terang ke Negeri Tulip Belanda selama 3 bulan.

Di Belanda Tekad Santos mendapat kursus bahasa Belanda sekaligus bahasa Perancis dan bahasa asing lainnya,

Setelah pulang dari Belanda mendapat tambahan bahasa Belanda dan bahasa aing lainnya ia mempraktekan dalam kegiatan usaha wisata yang dijaalani selama ini.

Banyak wisatawan dari negara Belanda,Belgia dan negara-negara lainnya memilih Tekad Santos sebagai pendamping atau pemandu wisata karena mempunyai kelebihan bahasa disamping kepribadinanya yang menarik.

Disamping menekuni usaha wisata yang dilakukan bersama istri tercintanya .Tekad Santos juga giat bergerak dalam bidang budaya, lingkungan hidup dan pemberdayaan masyarakat.

Ia mendirikan Sekolah Tileng,menjadi tempat belajar bagi masyarakat Desa Kemutug dan sekitarnya
Memadukan wisata,budaya,pendidikan,lingkungan dan pemberdayaan masyarakat menjadi kegiatan yang diajalani setiap harinya,

Dengan kolaborasi berbagai bidang maka obyek wisata Baturaden akan semakin menarik dengan penampilan sumber daya manusia wisata yang terampil mampu menyesuikan diri dengan perubahan zaman.

Pegiat wisata yang trampil,ramah,sopan dan mempunyai ketrampilan bahasa asing sangat mendukung obyek wisata Baturaden menjadi tujuan utama wisatawan.

Kang Tekad Santos terus berinovasi ,tahun ini melebarkan sayapnya mengelola RM Gunung Putri yang berada dipinggir jalan raya Kemutug dengan menu khas tradiosional khas Baturraden.

Ide brilian menyajikan makanan tradisional khas Baturrraden terinspirasi waktu kecil , Baturraden mempunyai makanan khas yang harus digali dan ditampilkan menjadi salah tujuan wisatawan yang datang ke Baturraden .

Tak kenal menyerah dan patah arang mengarungi derasnya perjuangan hidup,Kekurangan bukanlah penghalang untuk maju karena kekurangan adalah energi tersembunyi yang harus dikelola dengan optimal.

Kekurangan tak harus berputus asa dan menyerah dengan keadaan . Bergaul dengan semua lapisan masyarakat jalan menuju tangga sukses. Mau mendengar, bertanya ,rendah hati dan menghargai semua manusia adalah kata kunci menuju kejayaan.

Karangnangka 08 September 2016

Mulyono Harsosuwito Putra
Ketua Institut Studi Pedesaan dan Kawasan.

Sumber:
Ngobrol dan Ngopi bareng bersama Kang Tekad Santos dirumah kediamannya di Desa Kemutug Lor hari Senin tanggal 26 Sepetember 2016

Penulis: Kang Mul

Editor:

Berita Terkait

Copyright ©2020 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: 1.19.3 | Build ID: EjyYc7swEl9kQ6JwClUYg