Nasional
Ajang Perkusi Dan Drummer Akan Digelar
Minggu, 27 Maret 2016 19.48 WIB

Suara Purwokerto - Dalam rangka menggiatkan kecintaan terhadap profesi penabuh alat musik drum, Ekki Soekarno ketua komunitas drumer Indonesia menggelar Indonesia Drumer Festival 2016. Festival tersebut bakal digelar 30 Maret 2 April 2016, di Bentara Budaya Jakarta. Perhelatan akbar ini melibatkan lebih dari 100 drummer dan perkusi terbaik Indonesia. Dari drummer senior berusia 73 tahun hingga drummer cilik berusia 10 tahun. Event yang bertajuk Indonesia Drum & Perkusi Festival ( IDP 2016 Fest) akan menjadi tontonan menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
"Event yang pertama kali diadakan di Indonesia ini sebenarnya sudah lama diidamkan Indonesian Drummers (ID), diprakarsai komunitas pemain drum seluruh Indonesia," ujar Ekki Soekarno saat menggelar jumpa pers dikawasan Sungai Sambas, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Ekki Soekarno menjelaskan IDP Fest 2016 bukan sebuah showbiz yang megah, juga bukan sebuah kompetisi drummer, namun event ini merupakan festival untuk mengedukasi generasi muda tentang kekayaan alat perkusi Indonesia.
Untuk itu para Drumer kawakan memandang perlu adanya tindakkan nyata dalam pengenalan dan pelestarian alat perkusi dan Drum Indonesia. Inilah salah satu bentuk bela negara dalam arti pertahanan kebudayaan bangsa , kata salah satu drumer senior, Gilang Ramadhan.pada event kali ini, Ia sendiri hendak menampilkan Rhythm Sawah .
Ekki mengungkapkan, setiap harinya IDP 2016 Fest aka menampilkan 15 lebih performance perkusi dan drummer dari komunitas Indonesia Drummers. Di hari pertama ada performance Gambang Kromong dan pertunjukkan Fashion Show yang diiringi perkusi.
Berikutnya ada permainan drum dari lintas generasi, dari generasi muda di wakili oleh JP Millenix dan generasi senior diwakili drummer perempuan pertama di Indonesia, Rini Asmara. Untuk menikmati kedua penampilan mereka, pengunjung tidak dipungut biaya.
Indonesian Drummers (ID) dibentuk beranggotakan drummer handal Indonesia seperti Jelly Tobing, Ekki Soekarno, Gilang Ramadhan dan masih banyak yang ini berkembang pesat dan menjadi organisasi musik besar dan disegani.
Kini organisasi insan drumer memiliki cabang di beberapa daerah di Indonesia, seperti ID Aceh, ID Minang, ID Bengkulu, ID Bandung, ID Tasikmalaya, ID Tegal, ID Purwokerto, ID Yogyakarta, ID Banjarmasin, ID Sampit, ID Balikpapan, ID Samarinda, ID Makasar, ID Kendari dan ID Bau Bau. Hal itu membuktikan perkembangan musisi perkusi sangatlah baik.
Ajang IDP juga akan menqmpilka. kolaborasi-kolaborasi yang jarang-jarang terjadi.
"IDP Fest 2016 ini akan menghadirkan kolaborasi Indonesia drummer dan perkusionis wanita lintas generasi, kolaborasi Indonesia drummer dan perkusionis cilik, kolaborasi fashion art dab perkusi Indonesia, pentas kolaborasi musik drummer dan perkusionis Indonesia. Jadi nanti tidak hanya pameran drum saja, tapi ada juga alat musik yang lain, pendukungnya," jelas Ekki.
Selain itu panitia juga memberikan ilmu lewat klinik drum bagi talenta-talenta muda yang ada, IDP Fest 2016 juga mengagas untuk membuat sebuah museum untuk alat musik perkusi asli Indonesia yang tersebar di Indonesia.
"Musisi kita harus tahu budaya, malu sama orang asing. Orang asing saja mau care, kok kenapa kita tidak. Nah di Indonesia belum ada museumnya dan ID berharap kekayaan perkusi yang lahir dari keindahan budaya suku-suku yang ada di Indonesia harus diperkenalkan kepada generasi muda supaya ada regenerasi," tutupnya (Boeyil)