Rabu, 29 Oktober 2025 17.28 WIB

Selangkah Lebih Maju, Kebijakan Reformasi Birokrasi Pemprov Jateng Diapresiasi Kementerian PANRB
Suara Purwokerto - Kebijakan reformasi birokrasi dan penataan kelembagaan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng), menuai apresiasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI.
Menteri PANRB Rini Widyantini mengapresiasi Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, yang selangkah lebih maju mendukung program kementerian dalam penyederhanaan birokrasi, untuk efektivitas kinerja pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur, sudah ikut serta melakukan penyederhaan struktur organisasi di lingkungan pemerintah provinsi,” beber dia, saat Rakor Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana bertema “Evaluasi Kebijakan Penyederhanaan Birokrasi dalam Rangka Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Pemerintah Daerah”, di Gumaya Tower Hotel Semarang, Rabu (29/10/2025).
Rini mengatakan, penyederhanaan reformasi birokrasi merupakan arahan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, untuk mengurangi hambatan-hambatan dalam pengambilan keputusan, dan meningkatkan kinerja pelayanan publik.
Penyederhaan birokrasi menyangkut tiga hal, yakni perampingan unit struktur organisasi jabatan administrasi, penyetaraan jabatan berupa pengangkatan pejabat administrasi ke jabatan fungsional, serta penyesuaian sistem kerja melalui perbaikan dan pengembangan mekanisme kerja dan proses bisnis, dengan memanfaatkan SPBE.
“Birokrasi harus lebih responsif, dan bagaimana reformasi itu kita harus melakukan reofrmasi di bidang pelayanan publik. Ini adalah arahan Bapak Presiden terkait reformasi birokrasi,” tegas Rini.
Dia juga mengapresiasi Gubernur Ahmad Luthfi yang menerapkan collaborative government, dengan mengedepankan prinsip kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/ kota, beserta organisasi perangkat daerah (OPD) di bawahnya.
“Saya sepakat sekali dengan Bapak Gubernur, bahwa collaborative government sangat penting. Misalnya, berbicara mengenai pengetasan kemiskinan itu bukan pekerjaan Dinas Sosial, tapi juga Dinas Tenaga Kerja, Dinas Kesehatan, jadi semua harus berkolaborasi,” bebernya.
Sementara itu, Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan, dalam membangun Jateng, pemprov tidak bisa bergerak sendirian. Perlu adanya kerja sama dengan pemerintah pusat dan kabupaten/ kota. Termasuk, menggandeng perguruan tinggi, pihak swasta melalui CSR, insan media, dan juga elemen masyarakat.
Dia melaporkan, pada 2025 ini, Pemprov Jawa Tengah telah melakukan penataan kelembagaan. Antara lain mengurangi satu OPD dari 35 menjadi 34 OPD, dengan menggabungkan urusan pekerjaan umum dan penambahan OPD baru.
Kemudian pengurangan cabang dinas tiga lembaga yang semula 39 menjadi 36 karena pengalihan kewenangan. Selain itu mengurangi 14 unit pelaksana teknis (UPT), dari semula 153 UPT menjadi 139 UPT, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran.
“Provinsi Jawa Tengah telah menerapkan collaborative government. Kita tidak bisa membangun Jawa Tengah tanpa adanya integrasi dengan pusat sebagaimana amanat UU 23 Tahun 2014, karena kita adalah wakil pemerintah pusat di Jawa Tengah,” ungkap Luthfi.
Dia menegaskan, arah kebijakan reformasi birokrasi Pemprov Jateng, yaitu miskin birokrasi tetapi kaya fungsi. Meski secara struktur ramping, kinerja pemerintah diharapkan lebih efektif dan berdampak langsung untuk masyarakat.
“Birokrasi Jawa Tengah adalah miskin birokrasi dan kaya fungsi, tanpa bertentangan dengan kebijakan Kementerian PANRB,” tandas Luthfi. Sumber : Diskominfo Jateng
Penulis: Parsito Tommy
Editor: Parsito Tommy
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.27.5-jkW9uWS8UoVSOuUGuGPyu