Nasional

Bantu Lindungi Pekerja Sosial Keagamaan Lewat Jamsostek

Minggu, 18 Oktober 2020 00:31 WIB

Bantu Lindungi Pekerja Sosial Keagamaan Lewat Jamsostek

Suara Purwokerto - BANJARNEGARA – Bantu Lindungi Pekerja Sosial Keagamaan Lewat Jamsostek pekerja sosial keagamaan di Kabupaten Banjarnegara menerima kartu kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). Penyerahan kartu secara simbolis dilakukan oleh Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, di Pringgitan, Kamis (15/10/2020).
Deputi Direktur BP Jamsostek Wilayah Jateng dan DIY, Suwilwan Rahmat, mengatakan, sejak awal pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara berupaya mendorong para pekerja non formal, dan sosial keagamaan untuk memiliki jaminan sosial BP Jamsostek. Hal tersebut menurutnya sangat penting karena BP Jamsostek tidak hanya memberikan perlindungan risiko kerja, tetapi juga turut membantu upaya menyejahterakan para pekerja.
“Ini merupakan percontohan di Jawa Tengah dan DIY, dan pertama kalinya di wilayah ini pekerja sosial keagamaan dijamin BP Jamsostek. Pastinya merupakan prestasi yang luar biasa,” ujarnya pada acara penyerahan secara simbolis kartu peserta BP Jamsostek di Pringgitan, Kamis (15/10/2020).
Pria yang akrab disapa Willy itu menerangkan, bantuan kepesertaaan tersebut merupakan subsidi dari Pemkab melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Banjarnegara. Ia pun menghargai kepedulian Pemkab dan Baznas Banjarnegara sehingga para pekerja sudah terlindungi, sama seperti di perusahaan-perusahaan industri atau perkantoran.
“Sehingga jika sampai terjadi hal-hal tak diinginkan semisal kecelakaan kerja atau bahkan meninggal dunia, hak jaminan sosialnya sudah dipenuhi oleh pemerintah,” kata Willy.
Penyerahan kartu, imbuhnya, dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banjarnegara kepada Ali Muhasan (guru TPQ), Tarsono (guru madrasah diniyah), dan Hasanudin (pengasuh pondok pesantren). Selain kartu peserta BP Jamsostek, pihaknya juga menyerahkan klaim jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM) kepada perangkat desa, karyawan Perumda dan guru madrasah.
Dijelaskan, klaim JKK diserahkan kepada ahli waris almarhum Wahirin (mantan Kades Pucung Bedug Kecamatan Purwanegara,) dan Radityo Priyatmoko (karyawan Serulingmas Interactive Zoo). Adapun klaim JKM diberikan kepada ahli waris almarhum Heri Sunardi (mantan Kades Derik Kecamatan Susukan), dan ahli waris almarhum Suhardi (Guru MTs Maarif Mandiraja Kulon). Sedangkan, bantuan subsidi upah gaji diberikan kepada pekerja atas nama Retno Jatiningsih dan Farid Al Farisi.
Bupati Banjarngera, Budhi Sarwono, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada BP Jamsostek yang telah berpartisipasi dalam pemberian perlindungan kepada para pekerja di Banjarnegara.
“Inilah komitmen kita semua untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat yang bekerja di pemerintah desa, guru TPQ, madrasah diniyah, pondok pesantren. Alhamdulillah, guru dan tenaga kependidikan kini mendapatkan perlindungan sosial ketenagakerjaan. Kami support sepenuhnya karena ini semuanya untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.

Penulis: Mujiprast

Editor: Parsito Tommy

Copyright ©2020 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: 1.19.3 | Build ID: EjyYc7swEl9kQ6JwClUYg