Suara Purwokerto

Hiburan

Marshanda Tak Malu Ayahnya Mengemis

Senin, 28 Maret 2016 18.19 WIB

Marshanda Tak Malu Ayahnya Mengemis

Suara Purwokerto -   Kabar tentang ayah Marshanda mengemis bukan isapan jempol, terbukti ketika berita tersebut disodorkan awak media kepada artis yang akrab disapa Chaca ini. Minggu malam Chaca langsung mencari kebe radaan ayah kandungnya yang konon diamankan Dinas Sosial Jakarta Selatan. "Saya langsung cari papa di dinas sosial Jakarta Selatan, di kawasan Bangka tapi nggak ada. Dan saya mendengar kalau papa dititipkan di panti Bina Insani di kawasan Ceger Jakarta Timur. Ya saya langsung sana, tapi karena tengah malam. Maka oleh petugas saya disarankan balik pagi ini jam sepuluh," cetus artis yang mengorbit lewat sinetron Bidadari ini saat menggelar Jumpa Pers di Panti Bina Insani di Ceger, Cipayung Jakarta Timur. Senin (28/3)


           Chaca mengaku tidak malu kalau sang ayah sampai harus mengemis dan akhirnya diamankan Dinas Sosial Jakarta Selatan.


           "Ngapain harus malu, karena apa yang dialami papah sudah Sekenario Allah. Justru dengan kejadian ini, kita jadi tahu apa yang tengah dialami papah," ujar Chaca tegar


      Kedatangan mantan istri Bens Kasyafani ke Panti Bina Insani tersebut ingin menjenguk Irwan Yusuf yang berprofesi sebagai pengemis, yang mengaku sebagai ayah kandungnya. 


        Setelah ketemu langsung dengan ayahandanya, Chaca membenarkan orang tersebut adalah ayahnya. Chaca,  mengakui sudah tahu lama kondisi ayahnya tersebut.  Dia menyebut tidak berkomunikasi dengan sang ayah sejak dua tahun yang lalu.


         "Saya nggak kaget, ini cerita lama di dalam keluarga. Mama dan papa pisah sejak saya usia 8 tahun dan saya lost contact, baru pas usai 19 tahun saya baru ketemu. Dan dua tahun ini lost contact, ini baru ketemu. Ini good news, saya bisa ketemu lagi," papar wanita yang dikaruniai seorang putra ini.


      Chaca membeberkan bpahwa dirinya tahu berita ayahnya dibawa oleh dinas sosial karena mengemis di kawasan Bangka, Jakarta Selatan oleh seorang teman. Chaca mengaku tak malu dengan kabar miring ini. Hal tersebut tak mengurangi rasa sayang kepada sang ayah.


"Saya sayang dia apa adanya. Saya pernah jenguk papaj di rumah sakit semua orang pandang sebelah mata karena dia kucel. Saya tetap salim, tunjukin ke semua orang bahwa saya menghormatinya," ujarnya.


         Irwan Yusuf diamankan Petugas P3S Sudinsos Jakarta Selatan saat menggelandang di Jalan Bangka, Mampang, Jakarta Selatan, Jumat (25/3) lalu.


      Kasudin Sosial Jaksel, Mursyidin menyebut, warga sekitar yang mulanya menyebut si pengemis itu adalah ayah dari Marshanda. Saat petugas mengkonfirmasi, Irwan membenarkan dia adalah ayah Marshanda. 


         "Ketika sedang mengemis mobil penjangkauan Sudin Sosial Jaksel sedang melewati kawasan Jl. Bangka ada seorang pengemis berdiri di pinggir jalan kemudian petugas turun menjangkau sang pengemis" ucap Mursyidin, Kepala Sudin Sosial Jaksel, lewat telepon,


       "Dia juga menjelaskan bahwa dia bercerai dengan ibundanya Chaca sudah 15 tahun yang lalu. Kemudian dia bekerja di bengkel di kawasan Bangka dengan gaji pas-pasan kemudian bengkelnya bangkrut tidak mendapat pesangon maka dia terpuruk. Ketika terpuruk menurut pengakuannya dengan petugas P3S sudah tidak bisa berpikir lagi untuk bekerja apa karena rasa lapar dan untuk membayar kontrakan saja susah. Maka jalan satu-satunya minta belas kasihan orang di jalan dengan jalan menengadahkan tangan meminta kepada orang lewat untuk minta belas kasihan," jelas Mursyidin (Boeyil)


Penulis: Boeyil

Editor:

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI