Minggu, 29 Maret 2015 15.17 WIB
Setelah cukup lama tidak menciptakan lagu dan beraksi di i atas panggung bukan berarti musisi senior Titiek Puspa ini tidak perhatian dengan dunia hiburan. Penyanyi asal Semarang ini tetap perhatian terhadap perkembangan industri musik khususnya anak. Kini Titiek Puspa juga disibukan dengan pertunjukan wayang orang yang di pentaskan di Taman Usmail Marzuki.
"Aku disuruh main wayang orang oleh teman teman. Ya wis mau aja, apalagi hasile buat bantu yayasan kangker Indonesia. Seneng membantunya," ujar musisi senior ini ketika ditemui Suara Purwokerto.com saat latihan wayang orang Lahirnya Parikesit di gedung Walikota Jakarta Selatan belum lama ini.
Selain sibuk latihan wayang orang, pelantun tembang Bing ini juga tengah disihukan pembuatan album anak. "Jujur aku prihatin dengan perkembangam lagu anak anak yang tidak tumbuh paska era Joshua, Sherina dll." Ujar musisi yang sukses menciptakan tembang Apanya Dong ini.
Merasa prihatin dengan minimnya lagu anak anak yang edukatif. Artis senior yang sukses dengan operet Papiko yang tayang di TVRI akhirnya turun gunung. Titiek Puspa kembali mencipta lagu anak. Kali ini, Titiek mengajak puluhan anak untuk terlibat dalam kolaborasi musik anak-anak. Menurutnya, tujuan membuat lagu anak untuk menanamkan kembali nilai budi pekerti kepada anak-anak melalui lagu.
"Mulai Januari tahun lalu, aku mengumpulkan puluhan anak untuk dilibatkan project ini. Setelah di seleksi, akhirnya ada 10 orang yang terpilih. Aku buatkan lagu. Lagu ini sifatnya sebagai antipasi untuk anak Indonesia agar tidak terpengaruh dari sifat yang tidak mencerminkan rasa cinta kepada anak," katanya serius.
Titiek Puspa mengungkapkan kalau lagu yang diciptakannya kali ini, mengangkat tema religi, cinta alam, dan sosial. "Pokoknya isine penuh pendidikan buat anak anak deh," ujarnya sembari terrawa lepas.
Dan anak-anak yang berhasil lolos seleksi tergabung dalam grup musik bernama Duta Cinta. "Ini sedang dikerjakan, ada 11 lagu. Nanti akan disebarkan untuk anak-anak Indonesia," ungkapnya.
Diakui, Titiek Puspa di usianya yang sudah tak muda lagi, pelantun lagu Bing dan Kupu Kuou Malam ini memiliki banyak hutang moral yang harus dilunasi. Saat ini, kata Titiek, tak banyak produser yang berani membuat lagu anak-anak. "Semakin lama semakin bertambah utang saya. Utang pada tuhan, pada negara, juga pada anak-anak Indonesia. Karena saya diberi kemampuan membuat lagu," tandasnya.
nTitiek Puspa mengatakan kalau grup yang didirikan akan menggelar konser baik didalam negeri maupun mancanegara. Bahkan, pada Mei 2015, Titiek akan membawa anak-anak asuhnya ke London, Inggris, untuk tampil di pagelaran seni.
"Aku pengine anak anak matang di atas panggung, makane perlu banyak manggung," pungkasnya. (Tebe)
Penulis: Tebe
Editor:
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI