Suara Purwokerto

Hiburan

Gairah Festival Film Purbalingga 2015 Berlanjut

Rabu, 27 Mei 2015 14.14 WIB

Suasana salah satu lokasi layar tanjlep FFP 2015

Suasana salah satu lokasi layar tanjlep FFP 2015

Berlatar perbukitan yang dibaliknya menjulang tinggi dan megah Gunung Slamet, layar dikembangkan di sebuah tanah kosong yang disekelilingnya rumah-rumah warga. Sejak kedatangan Armada Layar Tanjleb Festival Film Purbalingga (FFP) 2015 sudah disambut hawa sejuk dan menyegarkan.
 
Dusun Kaliurip, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga menjadi titik desa terakhir tepatnya titik ke-19 program Layar Tanjleb FFP 2015, pada Senin malam, 25 Mei 2015. Penampilan grup Kesenian Tek-Tek Gema Laras dari Dusun Kaliurip tampil menyambut selamat datang.
 
Dalam sambutannya, Kepala Desa Serang Sugito mengatakan, sudah puluhan tahun silam tidak ada hiburan layar tanjleb. "Ternyata sekarang muncul kembali dan yang mengerjakan anak-anak muda. Tidak hanya itu, film-film yang diputar pun sebagian karya anak-anak muda Purbalingga. Ini membanggakan, semoga bisa memotivasi dan menginspirasi masyarakat," tuturnya.
 
Malam itu, diputar film dokumenter "Para Penggali Pasir" produksi pelajar SMA Karangreja Purbalingga dan film pendek "Coblosan" produksi pelajar SMK Kutasari Purbalingga. Kedua film tersebut masuk seleksi Kompetisi Pelajar SMA se-Banyumas Raya FFP 2015.
 
Sesi pemutaran berikutnya, dengan diselingi pembagian doorprize, diputar film dokumenter "Menonton Penonton" sutradara Ardi Wirda Irawan, film fiksi "Lemantun" sutradara Wregas Bhanuteja, dan film dokumenter "Digdaya Ing Bebaya" sutradara BW Purbanegara, serta memutar pula film panjang "Siti" sutradara Eddie Cahyono.
 
Titik terakhir gelaran Layar Tanjleb FFP 2015 di Desa Serang sekaligus bergandeng dengan paket wisata Dolan Purbalingga. Peserta paket wisata yang sebagian besar dari luar kota Purbalingga, selama dua hari, selain menikmati tontonan layar tanjleb, juga menikmati alam Desa Serang dan sekitarnya.
 
Direktur FFP Bowo Leksono mengatakan, sudah saatnya para tamu FFP tidak hanya menikmati mungilnya kota dan lezatnya kuliner Purbalingga. "Program Layar Tanjleb FFP selalu menjadi daya tarik, itu yang menyebabkan festival digelar hingga sebulan, karena itu perlu menyatu dengan paket wisata," jelasnya.
 
Usai menggelar program Layar Tanjleb, FFP 2015 akan menuju program hall tepatnya di aula Hotel Kencana Jl Pujowiyoto No. 1 Purbalingga mulai 27-30 Mei 2015 dari pagi hingga malam hari. Berbagai program digelar seperti pemutaran film, diskusi, temu komunitas film, pentas seni, dan malam penganugerahan.

Penulis: ist/andy

Editor: andy

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI