Sabtu, 24 Oktober 2015 21.13 WIB

Plt Kepala Dinpora Kuat Tjondro Kalpiko mengatakan
kegiatan festival takir merupakan langkah untuk memperkuat Kecamatan Banyumas
sebagai sentra budaya. Festival takir dilaksanakan dalam rangka pelestarian
budaya ruwat bumi, selain kegiatan tersebut juga dilaksanakan penjamasan pusaka
dan pagelaran wayang kulit dengan menampilkan Ki Dalang Gondo Wasito dari
Sokawera Kecamatan Patikraja kata Tjondro.
Bupati sangat menyambut baik adanya inisiatif yang
dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Banyumas, dan Dinporabudpar dapat
memfasilitasi ini. Tentu kedepan acara semacam ini akan semakin besar dan
menarik untuk para wisatawan tambah Bupati.
Bahkan Bupati berjanji akan mendatangkan wisatawan dari
Jogyakarta dan Solo setiap hari Sabtu dan Minggu agar berkunjung ke Banyumas
dengan subsidi gratis naik kereta. Setiap Sabtu dan Minggu nanti akan mengratiskan wisatawan
yang berkunjung ke Banyumas dengan Kereta Apil Joglokerto. Ini semua untuk
mengenalkan Budaya Banyumas secara lebih luas, bukan tidak mungkin budaya kita
lebih baik dengan daerah lain, karena Banyumas lebih baik, lebih baik Banyumas,
Better Banyumas kata Bupati.
Disela sela takiran (makan bersama dengan takir) Kabid
Kebudayaan Dra Rustin Harwanti, M.Si mengatakan bahwa festival takir ini
menampilkan 680 takir. Takir ini dibawa oleh peserta yang terdiri dari 12
pemerintah desa, 1 pemerintah kecamatan masing-masing 20 takir kemudian 28
sekolah SD/SMP/SMA dan SMK masing-masing membawa 15 takir jelas Rustin.
Peserta festival takir diwajibkan membawa 2 takir ke
depan untuk dinilai. Rustin menambahkan kriteria penilaian terdiri dari
keserasian, keunikan, kesehatan dan mempunyai nilai ketradisionalan.
Usai penilaian Desa Pasinggangan terpilih menjadi Juara
I, diikuti oleh SD Negeri I Saudagaran dan SMP Negeri 4 Banyumas sebagai Juara
II dan III. Untuk Juara Harapan masing-masing diraih oleh Kecamatan Banyumas,
SMK Negeri 2 Banyumas sebagai Harapan I dan II dan Desa Kedunggede menjadi
Juara Harapan III.
Karena kegiatan ini beru pertama dilaksanakan Kabid
Kebudayaan itu berharap agar kedepan menjadi lebih besar dan melibatkan peran
serta masyarakat yang lebih luas.
Parsito
Penulis: Parsito Tommy
Editor: TM
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI