Budaya

Tim Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah Menggali Kosakata Budaya Jawa dari Warga Boyolali

Kamis, 4 Maret 2021 pukul 15.27

Suara Purwokerto - Dalam rangka penyusunan Kamus Budaya Jawa, Kelompok Kepakaran dan Layanan Profesional (KKLP) Perkamusan dan Peristilahan, Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah, mendatangi lima desa di Kabupaten Boyolali. Kelima desa tersebut adalah Desa Sampetan dan Desa Kaligentong (Kecamatan Gladaksari), Desa Tumang (Kecamatan Cepogo), Desa Urutsewu dan Desa Ngampon (Kecamatan Ampel). 
Tim peneliti dari Balai Bahasa Provinsi Jawa Tengah terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali untuk memetakan wilayah penelitian mereka. Kami mendatangi sentra kerajinan, kesenian, pertanian, peternakan, dan pertukangan di lima wilayah di Boyolali, kata Kahar Dwi Prihantono, Koordinator KKLP Perkamusan dan Peristilahan di Boyolali (3/3/2021). 
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupoten Boyolali, Darmanto, S.Pd., menyambut baik dan mendukung kegiatan tersebut. Menurut Darmanto, kosakata budaya Jawa sangat penting untuk didokumentasikan dan disusun agar generasi muda bisa memahami kekayaan budaya masyarakat pemiliknya.  
Jika kosakata itu sudah masuk ke kamus, generasi muda dan siswa dapat memahami kosakata budaya Jawa secara utuh, ujarnya.
Darmanto menjelaskan, pengaruh globalisasi dan era digital telah menciptakan jarak antara budaya Jawa dan generasi muda. 
Tanggapan dan dukungan serupa disampaikan oleh Kasi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boyolali, Drs. Sutrisno, yang mengantarkan tim peneliti ke sentra kerajinan tembaga dan kuningan di Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, pada 2 Maret 2021. Tim yang lain mendatangi Kelompok Rodat Sabar Santosa (Dukuh Ringinsari Wetan, Desa Sampetan, Kecamatan Gladaksari), Sanggar Taruna Budaya (Desa Kaligentong, Kecamatan Gladaksari), dan peternak sapi di Desa Urutsewu untuk menggali kosakata yang berkaitan dengan kesenian rodat, reog, peternakan sapi, dan pertukangan. 
Selain itu, tim juga menggali kosakata budaya di Desa Ngampon sebagai sentra pengrajin bambu di Kecamatan Ampel. Kegiatan penggalian kosakata budaya Jawa tersebut berlangsung selama empat hari, yakni pada tanggal 4, 8, 9, dan 10 Maret 2021. 

Penulis: Agus Sadono

Editor: Andy Ismer

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2025 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: 1.24.3-U6lcAOuZkHeVtLy5qfeFh