Suara Purwokerto

Lingkar Banyumas

Banjir Bandang Di Tambak Terjang Pemukiman

Senin, 20 Juni 2016 16.24 WIB

Banjir Bandang Di Tambak Terjang Pemukiman

BANYUMAS  Hujan deras yang mengguyur wilayah Banyumas sepanjang Jum at-Sabtu (17-18/6/2016) menyebabkan beberapa lokasi diterjang banjir dan longsor. Kecamatan Sumpiuh dan Kecamatan Tambak terdampak paling parah bencana banjir dan longsor menyebabkan ratusan rumah yang tergenang air,  dan  sedikitnya empat rumah ikut hanyut terbawa banjir.

 

Bupati Banyumas Ir Achmad Husein bersama wakil Bupati Banyumas dr. Budhi Setiawan Minggu (19/6/2016) meninjau beberapa titik bencana, dan memberi dukungan moral kepada warganya untuk bersabar. Usai kujungan Bupati langsung memimpin rapat darurat bersama Camat dan Kepala Desa yang terkena bencana di Pendopo Kecamatan Sumpiuh untuk mengambilal langkah-langkah segera, untuk penanganan bencana.

 

Desa paling banyak korbanya antara lain Kecamatan Tambak,  Desa Watuagung, Desa Kamulyan, Desa Prembun, Desa Purwodadi dan Desa Buniayu.  

 

Budi Kepala Desa Kamulyan Kecamatan Tambak mengatakan banjir bandang datang dengan deras menuju arah pemukiman warganya. Tak hanya itu, air sungai disampingnya meluap dan melibas 4 rumah warganya sampai rata dengan tanah, tidak ada yang tersisa. Empat rumah hanyut tanpa ada tersisa reruntuhan, puluhan rumah terndam, namun tetap bersyukur tidk ada korban jiwa katanya.

 

Sedangkan di Kecamatan Sumpiuh, Camat Sumpiuh, Abdul Kudus  mengatakan, banjir di  Desa Kemiri, Desa Selandaka dan Desa Karanggedang merupakan luapan dari Sungai Reja, sedangkan banjir di  Desa Bogangin merupakan luapan dari Sungai Gatel. 

 

Menurut dia, luapan air  disebabkan  oleh jebolnya tanggul di Desa Karanggedang. "Derasnya air menyebabkan  tanggul  jebol sampai 75 meter," ungkapnya

 

Bupati Banyumas,  Achmad Husein pada rapat, usai mendata sementara mengungkapkan, sedikitnya ada empat rumah hanyut, dua rumah rusak berat, 17 rumah rusak sedang, sembilan rumah rusak ringan, ratusan rumah terendam, dua jembatan ambrol, dan ada beberapa jalan rusak. 

 

Laporan sementara dari Kepala Desa perkiraan untuk bantuan, kerugian bencana alam tersebut sedikitnya Rp 110 juta untuk fisik rumah jelasnya.

 

Bupati mengintruksikan kepada Kepala BPBD untuk segera membuat SK Bupati tentang tanggap darurat. Jika SK ini jadi hari ini siap jam berapa saja ditandantangai. Saya berharap besok pagi sudah ada di meja untuk segera mengatasi permasalahan ini," katannya

 

Menurut Bupati, gerak cepat tetapi tepat untuk penanganan bencana adalah suatu keharusan. Kita bukan royal untuk membagi-bagikan bantuan, tetapi jangan sampai ada korban yang sengsara, kita segera bangun mental dan motivasi untuk mereka agar segera bangkit, kembali kehidupan semula, walupun tidak bisa mengganti kerugian secara keseluruhan, tambahnya

Penulis: Administrator

Editor:

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI