Jumat, 20 Mei 2016 16.13 WIB

Gubernur Ganjar Pranowo bertemu dengan Nurul, di ruang tranfusi Instalasi
Pelayanan Thalassaemia terpadu RSUD Banyumas, Kamis (19/5/2016) siang, usai
meresmikan Gedung tersebut.
Nurul merupakan satu dari 371 penderita Thalassaemia, yang rutin melakukan
transfusi darah di RSUD tersebut.
Saat berbincang dengan Ganjar, Nurul mengaku hanya tamatan MTS, sehingga
Gubernur Jawa Tengah ini, meminta kepada dirinya untuk melanjutkan sekolah
kembali.
Kemudian Ganjar memangil Bupati Banyumas Ahmad Husien yang bersama dirinya.
Selanjutnya Bupati Banyumas, berjanji akan memberikan beasiswa kepada Nurul,
dengan program Kartu Banyumas Pintar. Untuk melanjutkan sekolah SMK atau SMA.
"Kamu harus sekolah yah, masa ngangur. Malu kalau udah gede minta uang
sama orang tua terus. Beli pulsa darimana uangnya hayo? kalau ngangur. Sekolah
yah, Pak Bupati bersedia memberi beasiswa," ungkap Ganjar.
Menurut Nurul sejak selesai sekolah MTS, atau setingkat SMP ini, tidak
meneruskan sekolah. Karena malu dan beban berat sebagai penderita Thalassaemia,
yang setiap bulan harus ganti darah. Sehingga memutuskan untuk mengangur.
Terkait tawaran dari Gubenur dan kesanggupan Bupati Banyumas untuk melanjutkan
sekolah kembali, Nurul mengaku lebih baik dirinya mendapatkan pelatihan kursus
IT atau perbaikan handphone. Selain itu, karena untuk sekolah lagi cukup berat,
dengan usia saat ini mencapai 21 tahun.
"Saya kena thalassaemia sejak umur delapan tahun. Setiap satu bulan sekali
harus cuci darah. Jadi pada waktu itu, saya tidak mau melanjutkan sekolah. Tapi
sekarang sadar penderita thalassaemia itu, sama dengan manusia lainya harus
pintar dan harus sekolah untuk pengembangan diri,"kata Nurul.
Dalam laporannya Disrektur RS dr AR Siswanto mengatakan Instalasi Pelayanan
Thalassaemia terpadu RSUD Banyumas ini dibangun sejak tahun 2014, dengan biaya
Rp 6,5 milyar, yang berasal Rp 6 milyar berasal dari APBD Provinsi Jawa Tengah.
Sisanya berasal dari APBD Kabupaten Banyumas.
Instalasi Pelayanan Thalassaemia terpadu RSUD Banyumas, terdiri dari tiga
lantai, dengan kapasitas 30 orang untuk melakukan transfusi darah. Total luas
bangunan mencapai 1.923 meter persegi dan disebut- sebut terlengkap dan
terbagus di Indonesia.
Penulis: TOMMY
Editor:
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI