Suara Purwokerto

Lingkar Banyumas

Sastra Di Telinga Anak Muda

Sabtu, 9 April 2016 06.04 WIB

Sastra Di Telinga Anak Muda


Suara Purwokerto - Seperti diyakini beberapa praktisi radio, eksistensi radio komunitas akan lebih mampu melakukan pendekatan terhadap pendengarnya.Salah satu contoh yang dilakukan radio Ardi Lawet Purbalingga  Fm 96'3 yang mencoba mengangkat dunia sastra sebagai salah satu program siaran  radio tersebut.Pada Jumat pk 20.00 (8/4)  mengangkat thema Kartini Dalam Sastra Kita.Kehadiran dua sastrawan muda  Purbalingga,Ryan Rahman dan Agustav Triono di  radio tersebut pada acara yang disiarkan Jumat malam,dan banyak diminati pencinta sastra seperti yang dapat dilihat di medsos,mengingatkan kita bahwa radio masih mampu menjadi bagian media pengembangan dunia sastra.Tahun 1974 sastra di Banyumas pernah berjaya diudara lewat arahan  tokoh radio Bambang Umoyo lewat RRI Purwokerto.Bahkan Teater Gumbala, menjadi satu-satunya teater ysng mampu mengekspresikan karya-karya sastra lewat siarannya.Pada tahun 1982 Dimas Yoto melalui Radio Bhiwara (sekarang Dian Swara) juga pernah berjaya dengan siaran Sastra.Acara Lisdaya pernah menjadi siaran seni budaya yang melahirkan banyak sastrawan produktif .Lewat Radio Gema Mahasiswa,acara ini banyak diminati anak-anak muda.Siaran yang digawangi Aln Bambang Set dan Andy Is Merdeka ini pada tahun 1986 bahkan pernah menghadirkan tokoh-tokoh sastra dan menyelenggarakan pertunjukan seperti Teater Gandrik dengan lskon Sinden.  
Pada tahun 2005 kabarnya RRI Purwokerto pun pernah menyajikan ruang sastra dan  drama bertajuk Sambel Terasi yang diasuh oleh Eliv Essesi dan Lin  Mursal.Acara ini banyak melahirkan penulis muda dan menghadirkan diskusi bersama penuis dan penggiat seni Banyumas Raya seperti penulis Faizal Kamandobat,juga Raudal Tanjung Banua,cerpenis Yogya.Bahkan mereka sempat membuat pementasan Menunggu Godot.
Kehadiran dua tokoh muda Ryan Rahman,wartawan yang memiliki basic seni dan sastra,dan seorang guru kreatif Agustav Triono di Radio Ardi Lawet, menjadi sebuah gerakan penyegaran bagi dunia seni di Banyumas raya.Egoisme radio selama ini telah menjauhkan sastra dari salah satu media masyarakat.Hal ini diperkuat lagi dengan euphoria radio yang berkiblat pada siaran-siaran paramuda kota besar.Seorang penulis Banyumas Badruddin Emce, tercatat dalam sejarah sastra Banyumas raya yang lahir dari acara sastra radio Lisdaya .Kemampuan Rian Rahman dan Agustav Triono diharapkan akan dapat mengangkat pelaku seni di Purbalingga, memberi ruang kreatifitas dan memacu dunia berkesenian.Gerakan baru dunia berkesenian yang lebih riil dilakukan generasi muda Purbalingga,melonggarkan diri dari eksklusifisme dan kenyentrikan seniman dilakukan oleh tokoh muda ini dalam berkesenian.Bahwa seni bukanlah gaya rambut panjang dan bicara absurd, tetapi lebih memberikan pemahaman bahwa seni afalah bagian hidup manusia yang beradab.Selamat.

  

Penulis: ANDY

Editor:

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI