Suara Purwokerto

Lingkar Banyumas

80 KK Terancam Erosi Sungai Klawing

Rabu, 27 Januari 2016 20.44 WIB

80 KK Terancam Erosi Sungai Klawing

Suara PurwokertoDinas Pekerjaan Umum (DPU) Purbalingga segera turun ke lokasi erosi Sungai Klawing yang mengancam lahan 

pertanian dan pemukiman sekitar 80 kepala keluarga (KK) warga RT 5 dan RT 6 RW 2 Desa Toyareja, Kecamatan Purbalingga.

"Ya langkah kami, nanti akan cek ke lapangan apakah di situ sudah ada parapet (dinding sungai-red) atau belum," kata 

Kepala DPU Purbalingga, Sigit Subroto, Rabu (27/1) usai menggelar audiensi dengan DPRD Purbalingga di Kantor DPRD 

Purbalingga

Jika di lokasi tersebut belum ada parapet itu, lanjutnya, DPU Purbalingga akan membuat rekomendasi dan mengusulkan 

pemasangan parapet ke Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO) di Yogyakarta. Sebab, untuk penanganan tersebut DPU 

Purbalingga tidak memiliki kewenangan.

"Itu sungai besar dan penanganannya ada di balai besar (BBWS-SO). Kami cek nanti hasilnya seperti apa," katanya.

Sebelumnya diberitakan, lahan pertanian dan pemukiman sekitar 80 KK warga RT 5 dan RT 6 RW 2 Desa Toyareja, Kecamatan 

Purbalingga terancam oleh erosi Sungai Klawing. Erosi tersebut sudah terjadi sejak sepuluh tahun dan telah melenyapkan 

sekitar 25 hektare tanah, yang dulunya merupakan jalan utama desa dan berubah menjadi aliran sungai.

Pemerintah desa sudah berulang kali meminta upaya penanganan ke kabupaten, namun selalu saja mental saat musrenbang di 

tingkat kecamatan. Memang tak jauh dari lokasi tersebut ada bangunan talut dan parapet, namun tidak sampai ke titik di dua 

RT itu.

Sempat muncul solusi yaitu kesepakatan warga di wilayah Dusun II mengajukan proposal normalisasi sungai. Bahkan rencana 

tersebut sudah masuk dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) baik di tingkat desa maupun kecamatan. Namun selalu 

gagal ketika maju dalam Musrenbang di tingkat kabupaten.

Adanya normalisasi sungai mengandung konsekuensi yang tidak sedikit. Karenanya, warga sepakat menggandeng pihak ketiga 

yang memiliki alat berat untuk melakukan normalisasi sungai Klawing di wilayah Toyareja.

Kepala Desa Toyareja, Badrun berharap pemerintah memberikan perhatian serius meski sudah ada matras dan parapet. Namun 

adanya bangunan fisik itu belum optimal fungsinya, karena tidak mencapai semuaa titik yang saat ini terkenaa erosi.

Penulis: R PURBA

Editor:

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI