Rabu, 20 Januari 2016 12.19 WIB

Kades Jipang
Darso dalam laporannya mengatakan, keinginan masyarakat kedua desa untuk
membangun jembapatan sudah diimpikan kurang lebih 20 tahun dan sekarang baru
terlaksana pembangunannya " sekarang tanda jalan buntu yang ada di Desa
Jipang dan karanggude Kulon sudah dilepas seiring dengan telah selesai
dibangunnya jembatan Selo Asih" jelasnya.
Darso juga
mengatakan, jembatan Selo Asih dengan panjang 47 m dan lebar 2 m dibangun
dengan menghabiskan dana kurang lebih Rp. 350 juta berasal dari Donatur Bapak
Sutrsino penambang yang dermawan dan peduli lingkungan dan sumbangan dari desa
Jipang dan Karanggude Kulon.
"Jembatan
ini dibangun dengan dana Rp. 350 juta berasal dari Sumbangan Bapak Sutrisno Rp.
320 juta dan Desa Jipang dan Karanggude Kulon masing-masing Rp. 15 Juta dengan
tenaga gotong royong masyarakat kedua desa" tambahnya.
Darso
menambahkan karena jembatan dibangun belum melibatkan Pemerintah Kabupaten
Banyumas maka diharapkan untuk pembangunan talud dan aspal jalan agar pemkab
yang membangunnya.
"Pak
Bupati kami masyarakat mengharapkan adanya pembangunan talud dan aspal jalan,
kurang lebih menghabiskan dana Rp. 200 juta mohon untuk di biayai Pemkab
Banyumas. " harapnya
Mengawali
sambutannya Bupati Achmad Husein menyampaikan ucapan terima kasih atas
kepedulian Bapak Sutrisno sehingga terbangunnya jembatan Selo Asih " di
jaman sekarang ini masih ada orang yang peduli dengan masyarakat yaitu Bapak
Sutrisno dengan telah membangun jembatan Selo Asih, untuk itu atas nama pribadi dan Pemerintah
Kabupaten Banyumas menyampaikan terima kasih" katanya
Husein juga
mengtakan terkait dengan pembangunan talud dan aspal jalan Pemkab Banyumas akan
menyanggupi tetapi di perubahan Anggaran tahun 2016 " Permintaan talud dan
aspal Insya Alloh akan saya penuhi tetapi diperubahan anggaran kisaran bulan
Oktober 2016 melalui bantuan keuangan, untuk itu Kades dan Camat untuk membuat
proposal" jelasnya
Husein
berharap agar jemabatan dipelihara dengan baik oleh seluruh masyarakat agar
kemanfaatannya lebih lama " kiye jembatan wis dadi,kudu dirawat
bareng-bareng suapaya awet ( ini
jembatan sudah dibangun, harus dirawat bersama-sama supaya awet" pintanya.
(Hms.Yon)
Penulis: ANDY
Editor:
Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.
Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.
Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Copyright ©2026 Suara Purwokerto. All Rights Reserved
Version: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI