Suara Purwokerto

Lingkar Banyumas

ISIS Coreng Islam Sebagai Agama Rahmatan Lil Alamin

Senin, 30 November 2015 09.06 WIB

ISIS Coreng Islam Sebagai Agama Rahmatan Lil Alamin

Suara Purwokerto - Adanya gerakan  Islamic State of Iraq and Syria (ISIS), telah merugikan umat Muslim. Karena sesungguhnya tidak hanya agama selain Islam saja yang menggulirkan isu global tentang ajaran cinta kasih terhadap sesama manusia.  Akan tetapi sejak zaman Nabi Muhammad SAW  isu global tersebut sudah didengungkan dengan menggulirkan Islam yang cinta kasih atau Islam  Rahmatan Lil  Alamin (agama rahmat bagi sekalian alam).

Hal itu disampaikan KH Aris Musodiq Pengasuh Podok Pesantren (Ponpes) Nurul Qur an Desa Bukateja Kecamatan Bukateja dalam tausiahnya dihadapan Penjabat Bupati Purbalingga, para pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kabupaten Purbalingga, Camat Se-Kabupaten Purbalingga, pimpinan SKPD tokoh agama dan masyarakat saat acara Istigosah Rutin Bulanan di Pendapa Dipokusumo, akhir pekan lalu. 
Jadi dengan adanya ISIS, kita (umat Islam) sendiri yang menjadi korban. Seperti adanya Islamphobia (atau ketakutan terhadap Islam) di berbagai Negara akhirnya terjadi lagi. Ini semua gara-gara ulah saudara-saudara kita yang menjustifikasi Islam yang rahmatan lil ngalamin dijadikan ISIS untuk melakukan pembenaran tindakannya, tuturnya. 

Menurut KH Aris Musodiq, dalam Islam, ajaran cinta kasih terhadap sesame manusia jauh-jauh hari di zaman Rasululloh sudah didengungkan, yaitu Islam yang menjadi rahmat bagi sekalian alam, Namun dengan  adanya gerakan ISIS serta ekstrimis yang mengatasnakan Islam dan berpaham sempit sudah mencoreng citra umat Islam. Bagaiaman ISIS membantai dan menghabisi sesame manusia, bahkan kejamnya hampir sama pada zaman perang dunia (PD) II.

Sampai Sekretaris Jendral Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) membuat pernyataan yang menyatakan, setelah jaman PD  II, baru sekarang ada lagi sekelompok manusia yang barbarnya/kejamnya persis jaman perang PD II.  Sehingga Islam  dengan ajaranya yang sejuk, cinta damai serta menghargai manusia menjadi ternoda dan mejadi korban lagi, ujarnya. (**)

Penulis: R PURBA

Editor: ANDY

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI