Lingkar Banyumas

Bupati Minta OPD Tingkatkan Inovasi Untuk Permudah Pelayanan

Kamis, 06 Februari 2020 05:06 WIB

Suara Purwokerto -  Bupati Banyumas Achmad Husein meminta semua organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menciptakan inovasi dalam rangka mempermudah memberi pelayanan kepada masyarakat. Hal tersebut disambut saat menghadiri peringatan berdirinya Mal Mal Pelayanan Publik (MPP) Banyumas Rabu (4/2/2020) sekaligus Launching Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Banyumas Tahun 2020 di depan kantor pusat MPP Kabupaten Banyumas.

Kali ini pelayanan yang diluncurkan antara lain klinik PTSP di Ajibaranguntuk, pelayan keliling PTSP, pembukaan layanan loka POM dan yg Taspen, penyerahan sertifikat perkumpulan pelaku jamu asli Indonesia dan penyerahan plakat pelaku usaha yang aktif dan ijin edar.

Bupati meminta sedikitnya ada 1 inovasi yang harus diciptakan untuk kemudahan pelayanan.

"Saya minta satu OPD minimal satu inovasi, kita harus tingkatkan terus inovasi sebanyak-banyaknya sehingga masyarakat itu dalam melakukan pelayanan tidak lagi sulit. Kalo ada yang bisa dipermudah kenapa di persulit," kayanya.

Kepala DPMPTSP Amrin Ma’ruf mengatakan dengan telah berdirinya Mal Pelayanan Publik Banyumas yang telah berjalan selama 1 tahun ini telah mengalami berbagai dinamika dan berkembangan yang ada sehingga ini menjadi tugas berat jajaran DPMPTSP Banyumas selaku kordinator Mal Pelayanan Publik.  Namun demikian dengan kordinasi yang baik dengan instasi yang terkait, maka harapan masyarakat akan  pelayanan perizinan  yang murah, cepat, dan mudah dapat terlaksana dengan baik. MPP Banyumas sejak di resmikan sebagai MPP pertama di Jawa Tengah telah menjadi salah satu rujukan study komperatif yang di rekomendasikan.

"Maka pada kegiatan ini  kami mengusung tema yaitu dengan berizin usahaku legal dan berkah. Serta membudayakan slogan “Rika puas, inyong bungah”i dalam memberi pelayanan publik, MPP mengupayakan kepuasan bersama," katanya

Amrin berharap pada tahun 2020 ini, DPMPTSP bisa mempertahan predikat powilayah bebas dari korupsi (WBK) wilayah birokrasi bersih dalam melayani dan dapat terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi dan penghargaan yang telah di peroleh sebagai MPP pertama di Jateng. yang sekarang sudah menyusul MPP di kebumen dan di Batang sehingga menjadi motivasi kami untuk terus memperbaiki pelayanan baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.

Amrin menambahkan pada tahun 2019 Pemerintah Banyumas banyak sekali mendapat penghargaan dari Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) antara lain Bupati Banyumas menerima penghargaan sebagai pembina pelayanan publik kategori sangat baik tahun 2019. Dan penghargaan DPMPTSP bersama DINDUKCAPIL sebagai unit penyelenggaraan publik kategori sangat baik tahun 2019. Kemudian Penghargaan unit kerja DPMPTSP wilayah bebas korupsi BPK tahun 2019.

MPP Banyumas juga telah menjadi barometer pelayanan publik hal ini terlihat dari jumlah study komperatif atau study tiru sebanyak 53 dari instasi pusat provinsi maupun kabupaten kota. Jumlah kunjungan masyarakat di MPP tahun 2019 sebanyak 74.199 pengunjung dengan rincian 18.637 kunjungan ke DPMPPtsP dan OPD inststasi vertikal dan BUMD sebanyak 55.562 kunjungan, kusus untuk DPMtsP kita melayani 10.541 permohonan.

: Fikih

Penulis: Parsito/Fikih

Editor: Andy Ismer

Berita Terkait

Copyright ©2019 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: 1.16.1 | Build ID: pmCtWOYYre0vWgHzLSP_f