Suara Purwokerto

Lingkar Banyumas

Jaringan Jalan Lintas Selatan Dimulai 2016

Senin, 24 Agustus 2015 10.45 WIB

Agung memberikan penjelasan kepada Gubernur Jateng

Agung memberikan penjelasan kepada Gubernur Jateng

Suara Purwokerto - Infrastruktur jalan Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS) dari Karangpucung-Wangon sepanjang 133,58 km akan mendapat perbaikan dari pemerintah pusat dengan nilai anggaran hingga Rp 1,5 triliun. Hal tersebut dikatakan oleh Agung Sutarjo selaku Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I Jawa Tengah Kementerian PU-Pera saat Gubernur Jawa Tengah H Ganjar Pranowo SH MIP melakukan groubdbreaking jalan lingkar Sumpiuh, Jumat (21/8). "Penanganannya dengan PBC (Performance Based Contracting). Sekarang masih proses kontrak dimana ada penanganan selama lima tahun, dan pelayanan lima tahun. Jadi Ada 10 tahun masa pelayanan kontrak," katanya saat memberikan paparan kepada Ganjar. Menurut Agung, perbaikan jalan JJLS baru akan dimulai di tahun anggaran 2016. Untuk mengisi kekosongan tersebut, pihaknya akan melakukan perbaikan-perbaikan di spot-spot perbatasan, seperti perbatasan purworejo-DIY sepanjang 1,5 km. Selain melakukan perbaikan pihaknya juga akan memperlebar jalur JJLS dari 7 meter menjadi 11 meter. "Agustus lelang, bulan Januari mulai kita bisa action. Lebaran diharapkan sudah bisa lancar," ujarnya. Sementara itu, terkait jalan lingkar Sumpiuh, Agung mengatakan pada Agustus ini sudah dalam proses kontrak dengan pelaksanaan fisik sekitar 150 hari kalender. Diharapkan pada Januari nanti jalan lingkar Sumpiuh sudah dapat dibuka. "Secara struktur kita sudah ok. Desember sudah pengaspalan. Diharapkan bulan Januari sudah open traffic. Sehingga untuk lebaran besok permasalahan di dua titik simpul Sumpiuh sudah tidak ada masalah," tuturnya. Ganjar berharap perbaikan di jalur JJLS dan jalur selatan-selatan (Deandels) dapat terus disinergikan antara pemerintah pusat dengan provinsi. Sehingga perbaikan dapat tepat waktu dan lancar. Selain itu, pemerintah kabupaten juga diminta mendukung perbaikan tersebut. "Pak menteri memang konsen dan mendukung. Jadi kalau ini bisa dikebut, harapan saya tahun 2016 rakyat bisa melihat beberapa yang tahun 2015 bisa dikerjakan sekarang," katanya. Dirinya juga meminta pihak kontraktor nanti dapat melakukan perhitungan yang tepat. Sebab pada awal tahun, tantangan terbesarnya adalah musim penghujan. "Tantangan kita hujan, jadi kita harus saling menyiasati dan kejar-kejaran," pungkas Ganjar.

Penulis: Parsito Tommy

Editor: IST

Berita Terkait

Suara Purwokerto adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi terkini tentang berbagai topik penting di kawasan Purwokerto, Banyumas, Purbalingga, dan Cilacap. Dapatkan berita terbaru mengenai peristiwa lokal, ekonomi, politik, budaya, hiburan, dan wisata. Kami memberikan informasi yang relevan dan up-to-date setiap harinya, mulai dari berita nasional hingga cerita-cerita inspiratif yang hadir dari masyarakat sekitar.

Sebagai portal berita yang fokus pada perkembangan daerah, kami menghadirkan berita Purwokerto yang mencakup segala aspek kehidupan masyarakat. Mulai dari wisata yang mempesona di Jawa Tengah, kebijakan pemerintah yang berdampak langsung pada kehidupan warga, hingga berita-berita hiburan yang menghibur. Suara Purwokerto berkomitmen untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya bagi pembaca di seluruh Indonesia.

Selain menyajikan berita-berita lokal, Suara Purwokerto juga menjadi tempat bagi kolom opini, artikel budaya, serta liputan mendalam tentang kehidupan sosial dan politik di Indonesia. Dengan berita hari ini yang selalu up-to-date, kami memastikan pembaca selalu mendapatkan informasi yang berguna dan bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari mereka. Ikuti terus perkembangan terbaru dan jadilah bagian dari komunitas pembaca setia kami di Suara Purwokerto.

Logo Suara PurwokertoVersion: 1.29.3-ShpyxeJfAtiT1UnWutRNI