Lingkar Banyumas

FORSA Banyumas Gelar Sekolah Minggon Keragaman

Senin, 22 Juli 2019 06:59 WIB

FORSA Banyumas Gelar Sekolah Minggon Keragaman

Suara Purwokerto - Upaya memberikan pemahaman yang inklusif pada generasi milenial tentang keragaman di tengah masyarakat, Forum Persaudaraan Lintas Iman (Forsa) Banyumas untuk kali kedua menggelar Sekolah Minggon Keragaman di Vihara Ratna Vidya Loka Karangaren Banjarpanepen Sumpiuh pada Minggu (21/7/2019).
Pegiat Forsa Banyumas, Budi Rohadi menyampaikan, tujuan sekolah ini sebagai sarana belajar bersama kaum muda untuk lebih memahami kemajemukan bangsa. Perbedaan suku, agama, ras dan adat istiadat bukan penghalang bagi kesatuaan bangsa.
“Keragaman yang dimiliki bangsa ini sudah menjadi kehendak Tuhan. Maka apabila ada sekelompok orang yang ingin mengubah kebhinekaan sesuai dengan kepentingan mereka, berarti jelas gerakan ini melawan ketentuan Tuhan,” paparnya.
Menurut Budi, pemahaman inklusif bagi generasi milenial sangat diperlukan seiring perubahan zaman. Sebab semua akses informasi telah merambah pada alam bawah sadar, termasuk penggunaan media sosial di kalangan kaum muda yang terkadang lepas kontrol.
“Melalui sikap bijaksana dalam bermedia sosial, menjadi cerminan sikap inklusif. Suatu sikap yang mampu menerima segala bentuk perbedaan dalam arus informasi dengan cara yang baik dan benar,” jelasnya.
Selain materi pokok pluralisme atau keragaman, tambah Budi, materi bijak bermedia sosial juga diberikan kepada peserta sebagai pengenalan awal. Untuk menangkal terjangkitnya virus media yang mengandung unsur hoax, ujaran kebencian, intoleransi dan bentuk penyimpangan yang lain.
“Peserta diajak untuk lebih bijaksana menggunakan media sosial. Tidak terjebak pada pusaran ujaran kebencian. Menjadi pengguna media sosial yang mengedepankan sikap koreksi, klarifikasi, crosscheck dan balance (seimbang),” ungkap pria yang juga Anggota Presidium Forsa Banyumas dari Agama Khong Hu Cu itu.
Acara diakhiri dengan penanaman pohon secara simbolis. Sebagai tanda pesan untuk memberikan kebaikan kepada sesama. “Memberikan kesejukan dan kedamaian bagi kehidupan agar dapat diteruskan oleh generasi bangsa di masa mendatang,” pungkasnya.

Penulis: Musmualim Ma\'arif

Editor: Parsito

Berita Terkait

Copyright ©2019 Suara Purwokerto. All Rights Reserved

Version: | Build ID: 31aJ0MuO18PZM3MdYoDSu