WISATA

Kembang Goyang, Kue Tradisional Tak Tergoyang Jaman

Kang Mul, Suara Purwokerto |
Kembang Goyang, Kue Tradisional Tak Tergoyang Jaman

Kue Kembang Goyang "Bu Mut "  Desa Kranggan sangat terkenal didaerah Kecamatan Pekuncen dan sekitaranya

Karena rasanya enak, gurih dan renyah berbeda dengan Kue Kembang Goyang yang dibuat orang lain.
Baik yang dijual di toko-toko,warung-warung.pasar maupun yang yang dijual di tempat lainnya..

Menekuni usaha pembuatan kue Kembang Goyang telah dirintis oleh Bu Mutmainah sejak tahun 1985.
Tanpa terasa sudah memasuki usia ke 31 th Kembang Goyang "Bu Mut" yang beralamatkan RT3RW1 Grumbul Cibugang Desa Kranggan.

Dengan pengalaman yang begitu panjang dan citra rasa enak ,kue kembang yang terbuat dari tepung beras, santan kelapa, wijen,gula pasir,telur pesanan mengalir begitu deras setiap harinya.

Untuk membeli Kue Kembang Goyang "Bu Mut" harus menunggu pesanan minimal 1 minggu
Deretan antrian pelanggannya yang berasal dari berbagai desa ,kecamatan bahkan dari luar kabupaten Banyumas.
Apalagi pada bulan-bulan hajatan masyarakat Jawa , Lebaran, Liburan pesanan makin menumpuk tak mungkin memenuhi semua pesanan pelanggan dan pembelinya

Karena pembuatan Kue Kembang Goyang menggunakan alat pencetak manual berbentuk kembang yang terbuat dari tembaga

Yang tak mungkin menghasilkan Kue Kembang Goyang dalam jumlah banyak seseingkat mungkin
karena membutuhkan kecermatan, kesabaran agar kue itu hasilnya baik dan berkwalitas
.

Kue tradisional khas Betawi itu sudah menjadi bagian tak terpisahkan masyarakat desa Kranggan dan sekitarnya

Dibawa sebagai oleh-oleh keluarga maupun sahabatnya untuk kondangan saat Khitanan, pernikahan , maupun menajdi kue untuk tamu atau untuk dimakan sendiri..

Kembang Goyang "Bu Mut" menjadi incaran pemudik menjadi oleh oleh dibawa ke Kota Bandung, Jakarta ,Semarang, Surabaya,,Cilacap, Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, juga ke Pulau Sumatra, Kalimantan

Editor: