LINGKAR PURWOKERTO

SMA Negeri 1 Purwokerto Libatkan Semua Elemen Sukseskan Adiwiyata

Nurul Apriliani, Suara Purwokerto |
SMA Negeri 1 Purwokerto Libatkan Semua Elemen Sukseskan Adiwiyata

Suara Purwokerto - Program Adiwiata adalah program yang peduli terhadap pelestarian lingkungan, namun untuk mencapai hasil yang optimal, sekolah dapat berproses dari hal sederhana yang diharapkan menjadi budaya, yaitu budaya peduli terhadap lingkungan.  Mengacu pada prinsip dasar program tersebut yaitu partisipasi dan keberlanjutan. 

Menerapkan sekolah Adiwiyata secara optimal dan efisien membutuhkan proses yang tidak mudah. Di awali dengan sekolah harus bisa membenahi fisik dan sikap warga sekolah agar peduli pada lingkungan. Hal tersebut terlihat di SMA Negeri 1 Purwokeerto, melibatkan semua elemen sekolah untuk mendukung program adiwiyata. Melirik lokasi parkir yang menurut ketua Program Adiwiyata membutuhkan sentuhan agar lebih indah dan sejuk. SMA ini mencetuskan program taman hijau di lahan parkir, mempercantik dengan menanam berbagai jenis anggrek. Taman hijau tersebut masih dalam tahap pembutan. Selain itu, penanaman bunga anggrek di taman hijau memanfaatkan limbah organik, yaitu tempurung kelapa.  


Program penghijauan sekolah sebenarnya sudah sangat umum dibicarakan, namun terkadang program tersebut hanya sampai pada penanaman tumbuhan, kurang ada keberlanjutan program untuk merawat sesuai dengan visi program adiwiyata. Tapi berbeda dengan Program Adiwiyata di SMA Negeri 1 Purwokerto yang di pimpin oleh guru biologi, Adi Winarko. “Program ini didukung oleh semua elemen sekolah, termasuk siswa SMA Negeri 1 Purwokerto juga memiliki andil yang besar untuk menyukseskan program ini karena mereka tidak hanya menanam berbegai jenis tanaman anggrek tetapi mereka juga merawatnya”.
Lanjut Adi, andil besar para siswa SMA Negeri 1 Purwokerto pada program adiwiyata yaitu mereka diberi tanggung jawab untuk merawat tanaman anggrek yang sudah mereka tanam di lahan parkir, mekanismenya setiap kelas diberi tanggung jawab satu blok kurang lebih luas areanya 1,5 meter. Kegiatan tersebut juga diharapkan untuk melatih tanggung jawab, kebersamaan, dan peduli lingkungan sesuai dengan visi SMA tersebut “Taqwa, Unggul Berbudaya, dan Berwawasan Lingkungan”. 
Siswa SMA Negeri 1 Purwokerto sangat antusias melaksanakan program tersebut. Ketua Osis SMA Negeri 1 Purwokerto, Muhammad Zuhran Ali Sagaf mennyatakan sangat bangga menjadi siswa sekaligus ketua osis di SMA tersebut. Program Adiwiyata membawa dampak yang sangat positif kepada SMA Negeri 1 Purwokerto, sehingga lingkungan sekolah menjadi enak dipandang dan dapat memberi pengaruh terhadap siswa di Smansa Purwokerto ini, salah satu contohnya menyulap lahan parkir serupa taman hijau yang indah penuh warna dengan bunga angrek. Hal tersebut memberi manfaat yang dapat dirasakan oleh siswa, salah satunya mereka menjadi memperhatikan parkir sepeda motor, secara tidak langsung mempengaruhi cara parkir siswa untuk menjadi lebih rapi dengan sendirinya. 
Lanjut, Sagaf sapaan ketua Osis periode 2017/2018 yang ditemui usai mengikuti pertandingan Smansa Futsal League “Itu merupakan ide brilian menyulap lahan parkir menjadi asri dan tidak terlalu panas, lokasi kelas yang berada di samping kanan lahan parkir akan mendapat udara yang sejuk pasti akan menambah kenyamanan siswa belajar di ruangan kelas tersebut” ungkapnya.
Program ini dimaksudkan untuk mendukung upaya pembangunan keberlanjutan di Indonesia disampaikan oleh Ketua Adiwiyata SMA Negeri 1 Purwokerto. “Sekolah yang mengikuti program Adiwiyata harus mampu melibatkan semua elemen sekolah untuk berpartisipasi secara aktif tidak hanya dalam penanaman pohon, tetapi juga digunakan sebagai media pembelajaran yang berbasis lingkungan oleh guru di smansa” jelasnya
Editor: