LINGKAR BANYUMAS

KONI Banyumas targetkan tiga emas dari dayung

Parsito, Suara Purwokerto |
KONI Banyumas targetkan tiga emas dari dayung

Dokumentasi Kontingen Banyumas

Suara Purwokerto - Cabang olahraga (cabor) dayung ditargetkan oleh KONI Banyumas untuk menyumbang tiga emas pada Porprov Oktober mendatang. Untuk mencapai target tersebut, para atlet dayung terus melakukan pemantapan latihan, untuk memaksimalkan raihan medali emas yang ditargetkan

Ketua Umum Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Banyumas Budi Nugroho mengatakan pihaknya akan mengirimkan 16 atlet, yang akan turun di berbagai cabang antara lain, kayak single putra dan putri 500 m, putra 1000 m. Kayak double putra dan putri 500 m serta putra 1000 m. Kayak 3 putra dan putri 500 m serta putra 500 m. Canoe single dan double 500m serta single dan double 1000 m, serta dragon boat 500 m dan 1000 m.

Mengingat banyak cabang yang diikuti, Budi bertekad tidak hanya merebut 3 emas tetapi 10 medali. Menurutnya medali emas yang ditargetkan berdasarkan pra kualifikasi lalu, dimana atlet dayung Banyumas mampu meraih tiga medali emas, satu medali perak, dan satu medali perunggu.

“Artinya mereka telah teruji dan mampu melampaui target yang dipasang,” katanya.

Pelatih Dayung Banyumas, Iwan Pujisusono mengatakan dirinya terus menyiapkan anak didiknya secara fisik dan mental. Menurutnya sejauh ini dapat dikatakan sudah siap, termasuk teknik dan strategi.

“Kita berlatih di tiga waktu yang berbeda, pagi, siang, dan sore,” katanya.

Pelatih yang telah mengikuti dua periode porprov sebagai atlet tersebut menambahkan, latihan di tiga waktu berbeda bertujuan agar anak didiknya mampu menyesuaikan waktu pertandingan yang tidak menentu.

“Kalau dayung ini pertandingannya tidak menentu, bisa pagi, siang, sore, dan itu sangat berpengaruh. Kalau pagi dan sore itu biasanya sedikit angin, namun kalau ternyata besok pertandingan dilaksanakan siang hari maka kita harus persiapkan sedini mungkin. Angin yang kencang, dan kondisi fisik atlet pada siang hari sangat berpengaruh,” ungkapnya.

Parsito

Editor: Andy Ist Merdeka