LINGKAR BANYUMAS

3500 Penari Gemu Famire di Makorem 071 WK Ikut Pecahkan Rekor Muri

Akhmad Saefudin, Suara Purwokerto |
3500 Penari Gemu Famire di Makorem 071 WK Ikut Pecahkan Rekor Muri

3500 Penari Gemu Famire di Makorem 071 WK Ikut Pecahkan Rekor Muri

Suara Purwokerto - Sedikitnya 3.500 personel gabungan TNI, Polri, PNS, Dharma Pertiwi, FKPPI, PPM, Pelajar dan Pramuka di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma mengikuti senam Gemu Famire di halaman Makorem 071/Wijakusuma, Selasa (4/9/18).

KaptenKav M Purbo Suseno, Kapenrem 071/Wijayakusuma mengatakan acara diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT ke-73 TNI dan HUT ke-68 Kodam IV/Diponegoro.

SementaraituDanrem 071/Wijyakusuma, Kolonel Kav Dani Wardhana SSos MM M.Tr (Han), saat membacakan sambutan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto SSos MSi mengucapkan selamat datang  dan terima kasih, kepada seluruh peserta Tari Gemu Famire."

Kegiatan ini sangat bermanfaat, dan diharapkan dapat menggugah dan membangkitkan semangat seluruh komponen masyarakat Indonesia untuk mencintai budaya asli Indonesia," katanya

Pangdam menambahkan, lagu Gemu Famire merupakan salah satu lagu daerah Indonesia yang berasal dari daerah Maumere Nusa Tenggara Timur (NTT), yang diciptakan oleh Frans Cornelis Dian Bunda atau lebih akrab disapa Nyong Franco, seorang seniman asli asal Sikka, Maumere. 

Tarian Gemu Famire yang sederhana ini, lanjut Pandam, mempresentasikan kesederhanaan dan kebahagiaan yang bisa dinikmati seluruh rakyat Indonesia, siapapun dan dari suku manapun.

"Tarian ini sudah sangat dikenal dan familiar, tidak saja dikalangan masyarakat NTT tetapi sudah memasyarakat di seluruh Indonesia. Hasil karya kearifan lokal ini telah menjadi suatu kebanggaan dan ikon yang perlu untuk dijaga serta dilestarikan eksistensinya,” kata Pangdam.

Tujuandiselenggarakannya kegiatan ini, imbuh Pangdam, adalah untuk meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan yang diejawantahkan sebagai kemanunggalan TNI dengan rakyat, menggugah semangat perjuangan dalam mengisi pembangunan yang sekaligus untuk mengembangkan dan melestarikan kearifan budaya lokal.

"Betapapun, budaya bagi suatu bangsa merupakan suatu identitas, ciri khas dan simbol kebanggaan, Tari Gemu Famire dilaksanakan secara serentak di seluruh Komando Utama (Kotama) TNI dan melibatkan melibatkan 305 ribu personel. Kegiatan ini juga dimaksudkan dalam rangka pemecahan rekor Muri," tambahnya

Akhmad Saefudin

Editor: Parsito